Cerita Momo Blog

15

Mencintai Rupiah Sepenuhnya

Saat umur lima tahun, selain senang main becekan salah satu hal yang saya sukai lainnya adalah ngitung duit receh. Setelah warung punya Mbak saya tutup, biasanya saya bantu-bantu ngitung uang receh pecahan 50 dan...

8

Mengejar Angan-Angan, Oh Layang-Layang

Jika pertanyaan adalah suatu gerbang menuju pengetahuan maka izinkan saya untuk bertanya. Pertanyaan ini sudah lama bercokol di kepala saya. Lama sekali. Apakah pertanyannya? Pertanyaannya adalah mengapa lagu yang diputar di indomaret selalu jadi...

17

Aku Bukan Euridice, Kamu Bukan Orpheus

/1/ Dari kota yang langitnya keruh Aku memungut ingatan tentang tanggal-tanggal yang gagal berlalu Mungkin inilah ganjil; ketika seseorang pelan-pelan hilang dalam pandangan

Peliknya Mengurus Kasus Penipuan Toko Online 8

Peliknya Mengurus Kasus Penipuan Toko Online

Peliknya Mengurus Kasus Penipuan Toko Online Sampai-Sampai Cuma Bisa Ngelus Dada Doang.  Judul yang mau dibuat sebetulnya demikian. Sepelik apakah? Sebelum ke kronologi kejadian. Jujur saja untuk urusan hukum dan asmara saya ini bisa dibilang...

14

Tanya Sendiri, Jawab Sendiri

Hai para pembaca Cerita Momo yang jumlahnya 2.000.000 tapi 1.999.864 mikroba orangnya sengaja saya sembunyikan agar blog saya ini terlihat lebih bersahaja *halah. Semoga kalian dalam keadaan sehat dengan kuota melimpah supaya bisa baca...

19

Beli Sate Saja Daripada Nonton Film Horor

Halo para pribumi dan yang bukan pribumi. Apa kabar? Maap-maap untuk para dhemit, wit gedhang, wit kates dan umbi-umbian tidak saya sapa dulu. Setidaknya blog saya kekinian karena ngikutin omongan pejabat yang baru-baru dilantik...

2

Saya Tahu Bahwa Saya Tidak Tahu

Beberapa waktu lalu, salah satu teman lama saya curhat panjang mengenai kehidupan rumah tangganya, dalam curhatannya ia berkaca-kaca sambil mengatakan bahwa dia tidak pernah benar-benar mengenal/mengetahui suaminya. Saya cuma bisa mengangguk saat kalimat itu...

18

Membicarakan Mantan yang Paling Hakiki

Hai people zaman now. Semoga kalian selalu diberi kelancaran dan ketuntasan dalam BAB, karena jika tidak demikian niscaya kalian akan merasakan kebencian pada dunia ketika sudah tidak BAB dalam waktu setidaknya dua hari. Bilang...

9

Kepada Hati Itu (1)

Kepada Hati Itu (Ibuk) Masih ingatkah saat aku mengirimkan surat yang terakhir padamu Buk? Seingatku tahun 1998. Aku menulisnya pada buku gambar ukuran A4 dengan bolpoin berwarna biru. Buku dengan garis-garis memang tidak aku...