Kata-kata yang Mungkin Ingin Kau Dengar

Sebelum aku mengatakan kata-kata yang mungkin ingin kau dengar, maka dengarkanlah ini ; sebuah pengakuan.

Terkadang, aku jatuh pada hari di mana aku hanyalah sisa-sisa lelah yang kemarin dengan beberapa nyeri di tubuh. Belum lagi tentang rentetan cerita yang belum usai dan enggan usai.

Aku pengar dan tak ingin disentuh peristiwa, Aku ingin bebunyian gagal merambat menuju kamarku. Tak mengapa jika kata-kata menjadi huruf-huruf yang gepeng,  membuat puisi menjadi sunyi, dan prosa kehilangan cerita.

Aku tidak peduli.

Aku membenci pekikan kata semangat di pagi hari. Mengapa aku harus semangat? Mengapa aku tak boleh mengatakan bahwa aku sedang tidak baik-baik saja?

Inilah aku…

Seumpama perempuan yang mudah terluka dan mungkin saja sedang terluka.

Namun, waktu adalah penyunting yang baik bukan?

Ya. Penyunting dan bukan penyembuh.

Nyatanya luka bukan melulu tentang penyembuhan dengan waktu sebagai penawar. Waktu hanya memberikan pandangan tentang apa yang harus dibaca ulang kemudian dipelajari kembali. Dan ingatan selalu menampakkan bagian-bagian yang ia inginkan.

Lalu, inilah kata-kata yang ingin aku sampaikan padamu dan mungkin menjadi kata-kata yang ingin kau dengar.

Sejujurnya aku ingin menaruh tanganku di keningmu. Sambil berbisik, kamu baik-baik saja, kamu hanya sakit seperti orang pada umumnya dan akan sembuh seperti orang pada umumnya pula.

Tidurlah dengan nyenyak.

Jika ada peristiwa penyembuhan, maka akan ada keindahan di dalamnya. Pun syarat keindahan penyembuhan adalah sakit. Bukankah begitu?

Rasakan dan biarkan semuanya mengalir.

Jika kau terjaga nanti.

Mari kita bicara tentang peristiwa-peristiwa sederhana yang biasa dialami manusia kemudian memberi harga pada tiap-tiap peristiwa, juga untuk hal-hal yang sepintas dianggap tidak menyenangkan.

 

Jika kau menolak dan masih ingin tidur kembali.

Pintuku, selalu terbuka untukmu.

Selalu.

edisi maksa buat nulis.

Curhat:

Saya udah nyerah nih sama tampilan postingan yang kaya koloni semut kalau dilihat pake APP di HP.

cek-cek aja di web yooo… udah pakai beberapa metode untuk posting, tapi masih gini-gini aja.

Ada yang tahu solusinya? Bisikin dong,…

You may also like...

6 Responses

  1. kimrie63 says:

    Tumben si momotaro lagi bener wkkwkw.. tulisan ke dua yang Q paling suka selain layang2 hehehe..
    Yang sering-sering aja benernya.. soalnya kadang tulisan.y bikin nyesek… hehehe #curcol

  2. Hai mbak momo, makhluk apakah mbak ini? Jago banget nulis… mbak manusia kan?

Leave a Reply

%d bloggers like this: