Biaya Perpanjang Domain Makin Naik Tiap Tahun

Biaya Perpanjang Domain Makin Naik Tiap Tahun – Mari awali juli kali ini dengan sedikit sambat tentang deretan tagihan yang saya harus bayar. Setelah ngecek tagihan listrik bulan ini yang ternyata 3x lebih mahal dari bulan kemarin. Langsung merembet keingetan sama tagihan lain yang memang harus dilunasi bulan juli.

Tagihan domain simomotaro.com. Begitulah, selagi masih hidup. Tagihan akan tetap ada.

Ngecek promo tuker poin, eh ternyata poinnya apaan sekali, tidak berguna untuk saya. Cuma potongan sedikit untuk domain dan hosting baru. Saya mau perpanjang dul, bukan membuka lembaran baru. Lembaran lama aja masih berguna, yeaahh buat bungkus nasi. Tidak guna memang tu poin.

Okelah bayar deh!

Di kepala sudah berhitung, perpanjang domain segini. Untuk proteksi whois segini, pajaknya 10%, bayarnya pakai yang gratis transfer aja. Tinggal pakai saldo Dana. Lumayan hemat untuk transfer, gratis cuy.

“aaahh paling segituanlah, kayak tahun kemarin.” Pikir saya gitu.

Pernah bayar pakai VISA. Malah kena biaya tambahan yang cukup gede. Pernah bayar di alfamart, adminnya gede juga. Bukan dua atau tiga ribu. Makanya saya cari transfer yang gratis aja, mencoba ngirit.

Ucluk… ucluk.. eeh maksudnya klik-klik-klik…

Eehh saya main bayar aja nggak klik proses. Karena nominal sudah keluar dan catatannya sudah keluar.

*pas klik proses malah nambah 10rb. Ada admin tambahan.

*merasa terjebak!

Ternyata saya kurang bayar 10rb sebab ada biaya admin dari sononya! Wadidaw wadaw. Langsung chat sama Kakak CS yang manggil saya Bapak. Saya minta kurangan tinggal dipotong sama deposit yang nyangkut sebab pernah kelebihan bayar.

Okelah masalah selesai. Seimbang bener yaa hidup saya? ada kekurangan ada kelebihan.

Pembayaran sudah dikonfirmasi dan domain sudah perpanjang.

Tinggal Bayar Proteksi

Suka kesel sama penyedia yang satu ini. Bayar proteksinya terpisah gitu, kayak air dan minyak. Nggak jadi satu aja. Mana harus ngomong dulu sama Kakak CS buat minta tagihannya.

Lumayan juga banyarnya, 50K. Kalau di penyedia lain ada yang cuma 10k doang, itupun pembayarannya nyatu sama perpanjang domain. Nggak ribet begini.

Sudah… selesai deh dibayar. Bayarnya pakai Gopay kali ini. Lumayan pakai sisaan jajan seblak.

Mulai Berhitung… Abis Berapa Untuk Sebiji Domain?

lebih dari 220k.

Mulailah Mencium Bau-Bau Kenaikan Harga, Dulu Tidak Begini!

Ngecek tagihan pertahunnya. Ternyata emang setidaknya tiap tahun naik 10rb. Kemudian ada biaya tambahan admin yang sebelumnya tidak ada. Belum sama admin transfer.

Eeeee… padahal waktu pertama beli cuma 130k doang. Itu pun sudah sama proteksi dan pajak. Yaaa sudahlah. Mau gimana lagi.

Tanya ke Kakak CS jawabannya nggak tahu karena semuanya tergantung sama tim managemen.

Mau Pindah Penyedia Layanan?

Ribetlah.

Mau nggak mau harus bayar.

Kalau blognya nggak diisi jadi sayang banget ‘kan?

Sayang udah bayar. Mana makin tahun makin mahal pula! Ini masih ekstensi .com. kalau yang ada .id itu katanya naiknya nggak karu-karuan di awal tahun 2020.

Jadi, kalau ada yang tanya kenapa masih ngeblog?

Saya jawab, “Sudah bayar. Tinggal dijalani aja. Diisi.”

“Halaaahhh. Kamu dibayar juga ‘kan?”

Eeeh suara siapa itu?

Lama nggak masuk sini, sempat kelupaan sama kata sandinya. Gawat sekali!

 

 

You May Also Like

16 Comments

      1. Aku ga niat beli di wp sih, karena harganya cukup melangit😆 Rencana mau beli paket domain plus hosting yang agak terjangkau harganya, tapi masih dalam pertimbangan😆 Mengingat belum pasti tujuan dari blog ini apa. Semoga bisa secepatnya terwujud cita-citanya😆

        1. iyeep. mending self host, bisa diutak atik dan macem-macem monetnya kalau mau dimonet.
          semoga cepet memulai. coba aja sewa, isi perlahan, nikmati. tujuannya sambil jalan aja. heheheh. *itu sih saya banget.

  1. Tahun ini aku pindah layanan domain setelah di penyedia jasa sebelumnya aku merasa harganya makin lama kok makin mahal. Ya sudah cari yang lebih murah. Tanya-tanya sama teman harga di tempat yang sekarang murah dan tidak naik entah sudah berapa tahun dia menggunakan jasa domain dan hostingnya. Baiklah. Aku pikir saatnya muvon, buka lembaran baru dengan penyedia domain yang baru. 😀

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *