Bingung Membuat Judul Blog? 4 Hal Berikut Bisa Jadi Pertimbangan

Bingung Membuat Judul Blog? 4 Hal Berikut Bisa Jadi Pertimbangan – Penting nggak sih judul blog itu? Kan gampang sekali tinggal tulis, kalau mau diubah besok-besok juga jadi. Ngapain bingung bukan? Tinggal tulis saja sekenanya kan beres? Nama sendiri kek, nama sayuran kek, nama anjing tetangga sebelah kek.

Kalau ada yang beranggapan demikian maka…. *signal tiba-tiba hilang dan bumi gonjang-ganjing.

Bila kamu para newbie yang menganggap membuat judul itu penting dan kebingungan memilih maka saya sudah sok-sokan merangkum beberapa hal yang bisa jadi pegangan selain tiang. Buat kamu yang ilmu ngeblognya sudah mumpuni, coba cek saja judul blog kamu apakah memang sudah sreg? Apa perlu diperbaiki atau emang kamu sudah cinta banget? *pret.

Lalu, apa saja 4 hal yang bisa jadi pertimbangan dalam membuat judul blog? Ini dia *jeng-jeng…

  1. Cek Domain yang Kamu Gunakan

Domain tentunya lahir lebih dahulu dari judul blog. Maka coba cek domain yang kamu miliki. Kamu akan tercerahkan atau nambah bingung. *ketawa jahat.

Misal nih ya, domain yang kamu miliki adalah simomotaro(dot)com. Maka gunakan unsur dalam blog kamu sebagai judul seperti Cerita Momo, Catatan Si Momo, atau Ciki Taro?

Gimana? Nangkep? Membuat judul dengan unsur domain bisa digunakan supaya blog kamu terlihat sinkron atau selaras.

“Tapi saya nggak mau yang begitu? Nggak mau ada unsur domain. Mau judul blog yang lebih keren.”

Ya… tenang baru satu. Ada 3 pegangan lain.

  1. Singkat saja, ini bukan skripsi, tesis apalagi disertasi

Ingat pantun Jarjit di Upin & Ipin yang selalu membawa kata “dua tiga”. Yaa gunakan judul blog yang terdiri atas dua atau tiga kata saja. Tidak lebih.

Mau lebih singkat? Ingat BKKBN, “dua anak lebih baik”. Ingat buat judul blog “dua kata lebih baik”.

Alasannya adalah yang singkat-singkat biasanya mudah diingat.

Mudah bukan? Kamu nggak usah mikirin mana variabel bebas dan mana variabel terikat.

Apa? Masih bingung juga? Tenang… Masih ada dua pegangan lagi.

  1. Hindari Hal Sementara

Tapi apa sih yang nggak sementara dalam hidup? Kan hidup sendiri sudah sementara?

Maksud sementara di sini adalah hindari judul begini :

“Blog Wong Surabaya”. Bagus sih, semacam kebanggan jadi orang Surabaya. Tapi yakin gitu bakalan selamanya mendekam di Surabaya? Kalau nanti besok-besok pindah ke Ambon?

“Remaja Bahagia”. YAKIN LO REMAJA TERUS HIDUPNYA? HAH? *kemudian kok saya emosi?

“Catatan Nestapa”. Nestapa kalau di KBBI artinya sedih sekali atau susah hati. Yha kan nggak mungkin juga hidup itu sedih terus kan?

“Catatan Pacar Anu”. Yaeelahhh… Besok putus terus ganti judul kan? Ganti Anu kan kaya Lucinta Luna?

  1. Mencerminkan Isi dari Tulisan yang Dibagikan

Sudah tahu mau nulis tentang apa? Sekedar curhatan atau memfokuskan pada niche tertentu?

Kalau kamu sudah memutuskan menulis dengan niche. Membuat judul akan lebih mudah, misalnya kamu akan menulis tentang makanan, fashion, beauty, atau travel. Maka judul akan tidak jauh dengan niche yang kamu bangun.

Judul blog yang mencerminkan isi tulisan juga berguna untuk memberikan sedikit gambaran dan tentunya tidak akan menipu pembaca.

Judul blog Cerita Momo misalnya berisi sekedar cerita ala kadarnya dari Momo. Sangat ketahuan blog yang belum punya niche bukan? *sebuah pengakuan.

Gimana masih bingung? Coba pegangan tiang saja jika keempatnya masih membuat kamu bingung.

Kesimpulan

Tidak ada acuan baku dalam memilih judul, semua bebas menurut kehendak bloger itu sendiri. Tapi, kalau judulnya singkat, jelas dan sekilas mendeskripsikan isi blog kenapa tidak dipikirkan dengan serius?

Bingung Membuat Judul Blog? 4 Hal Berikut Bisa Jadi Pertimbangan

(Tambahan) Sekilas tentang judul blog saya sendiri:

Bertahun-tahun saya menggunakan judul Cerita Momo. Tapi sekarang diubah menjadi Blog Tukang Ketik dengan berbagai macam pertimbangan dan nasehat sana sini.

Blog : Karena memang ini blog, bukan portal. : )))))))

Tukang : menurut KBBI 1 n. Orang yang mempunyai kepandaian dalam suatu pekerjaan tangan (dengan alat atau bahan tertentu).

Ketik : bentuk tidak baku dari tik. Tapi ini kan blog? Pakai yang nggak baku kan boleh-boleh saja. *ketawa jahat *sungkem sama Ivan Lanin.

Singkat kata. Kedepannya blog ini hanya akan membahas topik seputar blog dan menulis. Saya mau bagi ilmu saya yang tidak seberapa ini *uhuk. Mau saya buat judulnya Blog Pembunuh Bayaran kok kesannya gimana gitu.

Jadi ini judulku, mana judulmu?

15 Responses

  1. Jadi, kalau ingin kelihatan berbakti pada nusa dan bangsa dengan mencantumkan judul blog dengan isi teks pembukaan UUD 1945 gak boleh yaa? 🙁
    Aku harus pakai pencitraan apa dong nanti buat maju pemilu 2019? 🙁

    1. itu tida baeq Suc. Itu kepanjangan. cukup judul skripsimu saja yang panjang.
      Butuh pencitraan? saya siap jadi buzzer. haha :)))

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top