Cara Nagih Utang ke Orang yang Sampai Tahunan Nggak Bayar Juga

Cara Nagih Utang ke Orang yang Sampai Tahunan Nggak Bayar Juga – Halooo… di tulisan ini saya mau cerita tentang bagaimana saya menjadi penagih utang dadakan karena teman saya udah nggak bisa menghubungi si tukang utang (IG nya diblok). Kontaknya juga nggak tahu.

Kasusnya begini!

Sebutlah yang ngasih utang itu namanya Kiki bukan Sidu. Tersangka utama yang utang ke Kiki namanya Selvi. Selvi ini bukan temen yang temen banget. Dia hanya teman dari teman kosannya Kiki yang pernah main. Sekadar itu. Temannya teman.

Kiki cerita ke saya bahwa entah ada angin apa, instagram miliknya difollow oleh Selvi yang utang ke dia tapi main kabur gitu aja. Mendadak, luka lama dari Kiki terbuka kembali. Hasrat ingin menagih Selvi pun memuncak.

Tapi, puasa mampu membendung hasrat Kiki. Kalimat tagihan itu belum terlontarkan. Hanya sebuah kalimat sapaan pada DM yang terucap. Seperti di gambar berikut.

Pesan itu hanya terkirim. Tidak terbalas dan langsung diblok begitu saja. Saya pikir itu lebih buruk dari cinta yang bertepuk sebelah tangan. Wkwkwk.

Kiki dan curhatnya….

Kiki cerita bahwa Selvi berutang padanya tahun 2013. Saat zaman masih kuliah dulu kala. Alasan Selvi berutang adalah karena Ibunya sakit dan butuh biaya untuk berobat.

Berhubung Kiki adalah gadis (saat itu masih gadis, kuyakin saat ini dia sudah ternoda) yang baik hati, dengan niat membantu teman yang susah, uang 300K pun melayang ke kantong Selvi.

Hari berlalu… hingga terbentuklah grup WA kumpulan anak-anak yang kuliahnya udah kelar ini. Hingga satu topik dikeluarkan, seseorang mengaku menjadi korban dari Selvi yang kena tipu hingga jutaan rupiah. Alasannya masih sama. Butuh pengobatan untuk kesembuhan sang ibu.

Kiki tidak sendiri. Kiki bukan Sidu. Tolong catat. Kalau Kiki itu bermotif. *ini bahas apa?

Karena penasaran, sang korban yang ngutangi ini datang ke rumah Selvi dan ternyata ibunya tidak sakit. Terlihat sangat sehat. Kalau sakit juga mungkin kena kutu air. Pakai salep 88 sudah sembuh.

Hari berlalu, bulan berulang, tahun berganti….

Hingga 2019 saat ini.

Kalau kepoin foto instagram selvi, isinya liburan semua. Di resort ini lahhh… itulah… sudah punya anak tiga kayaknya dan  makmur gemah ripah loh jinawi. Di situlah kenangan 300k itu terusik. Bukan masalah nominal. Tapi, dengan hidup yang dipamerkan sedemikan rupa, harusnya bayar 300k itu nggak ada masalah. Syukur-syukur dibayar lebih kata Kiki.

Sebagai teman yang baik hati…

Sebagai teman yang baik hati saya menawarkan pada Kiki untuk menjadi penagih utang lewat akun instagram bodong milik saya *kalau ada foto paling isinya daun (godong dongg… bukan bodong, ahh sudah jangan dibahas. Pembaca banyak yang nggak paham bahasa jawa).

Kiki pun menyiapkan kalimat yang sekiranya akan saya sampaikan lewat DM di akun milik selvi. Isinya begini.

… tapi saya yang protes karena kalimatnya terlalu baik. Kiki pun ingin nambah kata-kata lain tapi bingung.

Alhasil… saya menawarkan diri bikin konten tagihannya.

Emmm… kuambil buku gambar Kiky dan pulpen merah. Kenapa merah? Soalnya yang ada cuma itu. Mulailah saya menulis seperti yang ada pada foto.

Saya tulis ulang karena tulisan saya jeleee…

Halo Selvi, ini saya kiki.

Tahun 2013 kamu pinjam uang ke saya IDR 300.000 yang katanya untuk biaya pengobatan ibumu yang sakit. Bagaimana kabar ibumu sekarang?

Sudah lebih dari 6 tahun ya?

Jadi, saya semangat nih buat invoice ke kamu.

Ambil harga emas/31 Desember 2013 adalah 464.000/gram. Setelah dihitung jadi setara dengan segelas susu 0,65 gram.

(titik tiga, wkwkwk) total tagihan 0,65 gram adalah…

408.200 *kamu nggak kaget kan? Lihat nominalnya?

Kalau lihat di IG, kayaknya bisa senang-senang bareng keluarga ya?

Nah, kalau ketemu ATM kamu bisa tranfer ke rekening 134000XXXXXX Bank Mandiri. Atas nama temanmu ini. Masih ingat kan nama saya? Sebagaimana kamu parno dan langsung blokir IG saya ketika saya chat.

Kalau ribet? Kamu bisa kirim via OVO di nomer (083XXXXXX) An D………………. Kurang baik apa saya menyelamatkanmu dari biaya admin?

Sampai aku bela-belain minjem temen, eh numpang dink di ovo orang.

Selayaknya invoice, tentu ada jatuh tempo pembaran.

Saya tunggu sampai 4 juni 2019.

Segera dibayar ya. Harga emas naik terus lho.

Lagian nggak enak juga kan terus menerus mengingat utang sampai baru disapa di IG begitu saja sudah diblok.

Kalau kamu tidak punya niatan untuk membayar. Tulisan ini bakalan kamu ingat seumur hidup kamu.

Terima kasih.

Semoga terima 408.200

Dan… kujepret. Kirim ke Kiki dan dia suka.

Langsung saya kirim ke IG Selvi.

Kemudian kutunggu…. kutunggu diaaaaaaaa membalas.

Hingga saya diblok. Dikepoin pakai akun lain dan akunnya sudah digembok seperti kotak amal.

Misi saya selesai. Tulisan itu terbaca oleh Selvi ditunjukkan dengan respon yang ada. Walaupun diblok juga sampai digembok IGnya. Setidaknya, saya dan Kiki memberikan pengalaman lain rasanya ditagih utang dengan cara demikian adanya.

Saya penasaran gimana ekspresi dari Selvi setelah baca tulisan itu. Apakah dia kesal? Atau bahagia? Seperti yang ia pada nama IG; happy wife happy mom.

Semoga kelakukan kayak begini nggak dia tularkan ke anak-anaknya. (saya ingat aja salah satu takaran orang baik apa nggak adalah masalah bisa dipercaya atau tidak jika urusan uang). *mulai julid.

Heran aja. Kenapa ada orang yang rela menanggung rasa “ngganjel karena nggak bayar utang” seumur hidupnya. Padahal nominalnya saya yakin yang bersangkutan bisa bayar.

Jangan bosan jadi orang baik…

Kiki dikatain sama temannya karena terlalu baik, makanya dimanfaatkan. Saya cuma bisa bilang jangan bosan jadi orang baik. Walaupun suka banget dimanfaatin orang lain.

Semoga kita nggak jadi orang yang senang kalau nggak ada orang yang minta bantuan/pertolongan dari kita.

Kemudian saya menekuri lagi tulisan happy wife happy mom. Grow old with my happy family.

*ingin berkata kasar. Boleh?

*bahagia matamu!!! *dengan logat jawa timuran.

Btw, tulisan saya kok banyak gagalnya yaaa.

4 komentar pada “Cara Nagih Utang ke Orang yang Sampai Tahunan Nggak Bayar Juga

  • 29/05/2019 pada 1:29 AM
    Permalink

    Padahal pengen tau IG nya si selvie yang doyan selfie ini..
    pengen DM juga, apakah nanti ada balasannya yah, wkwkwkw

    Balas
    • 29/05/2019 pada 2:22 AM
      Permalink

      Hayooolooo mau DM apa ntarrrr????

      Balas
  • 29/05/2019 pada 10:05 AM
    Permalink

    kalaupun pada akhirnya diblog semuaaa, setidaknya sudah ditagih. gugur kewajiban Kiki buat ngingetin ybs.
    urusan dengan uang memang selalu ribet. heuheu :)))))

    Balas
  • 17/06/2019 pada 7:25 PM
    Permalink

    Kalo lagi butuh aku bisa banget to the point menagihnya.

    Balas

Tinggalkan Balasan