Menulis Ketika Hati Patah Biasanya Mantul (Sudah Coba?)

Menulis Ketika Hati Patah Biasanya Mantul (Sudah Coba?)

Menulis Ketika Hati Patah Biasanya Mantul (Sudah Coba?) – Huhueeehhh apa ini? Jadi, begini sob. Di kepala itu banyak banget ide yang sekiranya enak buat dikucurin di sini tapi apa daya, punggung berkata lain. Maunya rebahan melulu. Yaudah, nulis seenaknya aja. Yang receh-receh aja. Daripada dibayar nggak seberapa tapi disetirin mulu. Selengkapnya

Mengintip Jiwa Manusia dalam Tulisan

Mengintip Jiwa Manusia dalam Tulisan

Kau, penghancur nirwana. Distorsi alam sadarku. Aku mulai menggila memikirkanmu, saat peluknya menghantar tidurmu setiap malam.

Dengarlah… Tinggalkan kekasihmu, tinggallah bersamaku, engkau inti napasku dari semesta hidupku – Nidji (Semesta Hidupku)

Saya sebenarnya suka baca fiksi. Tapi belakangan ini bacaan fiksi jadi antrian paling ujung dibanding bacaan yang lainnya. Bacaan saya sekarang nggak jauh dari esai dan kicauan orang-orang di twitter. Selengkapnya

hal terbaik dalam menulis

Hal Terbaik dalam Menulis

“Mama sama Papa kan sudah nggak bareng lagi. Kata Tante, kalau bareng, jadi nggak bahagia.”

“Hah?”

“Bahagia itu apa Kak?”

Bagaimana kalau kalimat itu ditanyakan kepada kamu dari gadis kecil yang masih duduk di bangku TK? Kamu harus membuat definisi bahagia yang sekontekstual mungkin dengan kalimat yang menjadi keterangan sebelumnya? Selengkapnya

Menyunting Blog Post

Proses Menyunting Blog Post Sebelum dipublikasikan

Saya pernah menuliskan berapa lama biasanya membuat satu buah blog post di sini. Pada perjalanan membuat sebuah tulisan, ada waktu di mana saya harus menyunting. Yup, ketika tulisan sudah jadi hingga paragraf terakhir. Nyatanya pekerjaan bloger belum selesai di situ.

Jadi bloger emang berat ya? heu… Selengkapnya