Cerita Momo Sebuah Obrolan Dicampakkan (Pacar) Karena Tidak Cantik???

Dicampakkan (Pacar) Karena Tidak Cantik???

Dicampakkan (Pacar) Karena Tidak Cantik??? – Kenapa coba tanda tanya pada judul ada tiga?

Karena Siska aja e-nya ada tiga.

Karena tirto(dot)id pernah buat infografis dengan o-nya ada tiga.

Kenapa saya nggak bisa buat tanda tanya ada tiga? ‘kan saya yang nulis. Kalian yang baca!

Mari dikaji lagi saja

Sebut saja R. Dia dicampakkan sama pacarnya yang katanya sudah serius itu (sebuat saja mantannya R adalah A). R kenal a sejak zaman kuliah S1 di Yogya. Udah lama banget. *hahaha kalian tua kaya saya.

Sudah tahu juga kalau perempuan sebelumnya yang mengisi hati pacarnya adalah perempuan yang dipacari selama enam tahun. Sama-sama kuliah S2 saat itu. Lebih muda dari R. R bilang katanya lebih cantik pula.

Sejak hari sabtu, si pacar mendadak menghilang seperti kapur barus yang ada di pojokan. Sosmed dan nomor R sudah diblokir. Posisi R sedang ada di Jakarta (tapi nggak tahu jelas deng sekarang). Sedangkan R sibuk di Majalengka dengan kerjaan.

Pukul 09.50 R memberikan pesan di WA pada hari senin. Saat itu saya belum mandi (pentingnya apa coba kalimat ini?)

R membuka pesan pertama dengan menyebut nama saya. Agak aneh. Jarang-jarang begini. Biasanya langsung jebret-jebret.

Saya langsung tanya. “Kamu dicampakkan?”

Dan bener aja. R langsung mengiyakan pertanyaan saya. Kok saya kayak dukun ya? Apakah karena pengalaman spiritual soal dicampakkan di masa lalu?

Ah mungkin saja saya bakat jadi dukun. Dukun apa tapi ya?

Kisah Singkatnya Begini dari Obrolan Kami

R merasa dirinya tidak cantik sehingga layak untuk ditinggalkan R. Jika dibandingkan dengan mantan kekasih A yang katanya lebih cantik dan lebih muda, R ini nggak ada apa-apanya katanya.

R juga percaya bahwa A adalah pria yang sebenarnya cukup setia, dibuktikan dengan pacaran sebelumnya dengan Mbak Muda yang katanya sudah 6 tahun.

Sebelum menjalin hubungan di usia yang sudah tidak muda lagi ini, keduanya pernah ada hubungan saat zaman kuliah S1. Kurang jelas berapa lamanya. Setelah keduanya sama-sama gagal dalam masing-masing hubungan. Terjalin lagilah hubungan itu.

Sebagai Teman Saya Hanya Bisa Minta ditraktir Nasi Padang

Selain memberikan kalimat-kalimat yang saya pikir logis aja.

Ayo ditarik dulu tentang kata cantik-cantik itu.

Kenapa sih R bisa berpikiran demikian? Kenapa dia percaya kalau kecantikan bisa membuat seseorang bertahan dan nggak cantik bisa membuat orang jadi pergi.

Realistisnya ada sih ada aja. Banyak kok perempuan yang dipandang rendah hanya karena tidak berparas cantik seperti komposisi yang dipercaya banyak orang.

Anak-anak di twitter suka bilang “cekep doesn’t make him stay”.

Buat saya, lebih suka kalimatnya Rumi dalam kasus ini, “Cinta membuat sesuatu tampak menawan, namun, yang tampak menawan tidak selalu menyebabkan jatuh cinta.”

Dicampakkan karena tidak cantik? Itu mendadak nggak logis di kepala saya.

***

R: Dia itu orangnya setia. Saya tahu, pada dasarnya begitu.

S (Saya) : Bisa iya. Tapi bukan buat kamu.

R: Ini kok sedih ya? padahal bukan yang pertama.

S: Berarti perasaanmu valid.

R: Capek Dam, capek aku. Masa kayak gini terus.

S : Capek apa dulu? Capek badan ya istirahat. Capek karena punya harapan ke orang lain? Capek karena putus cinta lagi? Capek karena kamu punya ekspektasi kemudian gagal?

R: Pengen nangis. Tapi…

S: Kesedihan memang harus dirasakan. Tidak ada emosi negatif. Hahahha nangis lu. *Saya emang kurang ajar sih.

Diam…

S : Kalau ada pengamen terus lagunya nggak enak. Kamu pasti cepet-cepet ngasih duit ‘kan? Coba pengamen nyanyinya bagus. Kamu pasti dengerin dulu setidaknya satu lagu habis. Kemudian baru kasih duit. Kayaknya Tuhan juga sama gitu, pas kamu doa, doamu enak. Makanya Tuhan nggak langsung kasih jawaban. Eeh gimana ya caranya doa yang nggak enak?

R: Masih galau. Pengen jalan-jalan. Ayo ke Bali.

S: HAYOOO KAPAN? EKOOOT.

R: Tapi Corona. Nggak dapat cuti juga.

S : *Ingin mencekik. Orang itu nggak pernah cinta sama kamu R. Katanya kalau sudah cinta, “aku” sudah tidak ada, yang ada hanya orang dicintai. Itu tbtb ilang tanpa lebih dulu didiskusikan baiknya gimana. Langsung ambil keputusan dan pergi gitu aja. Boro-boro kehadiranmu diperhitungkan, kehadiranmu langsung ditiadakan.

R :…

S : palingan nggak lama nanti ada kabar dia sama yang baru. Polanya biasanya nggak kemana-mana dari itu. Udah tua ‘kan kita? Masa nggak belajar juga.

R: Makanya!!! Itu Ibuk sudah tanya terus kapan kawin. Makin tua aku. Coba aku cantik banget!

S: Lho kalau sudah cinta katanya lihat sendal orang yang dicintai aja sudah seneng. Kamu cuma belum ketemu sama orang yang tulus R. Cuma orang yang mencintai yang tahu keindahan yang dicintai. Nggak usah sumpek sama ini itulah.

R: Pengen tuku mobil. (tuku=beli).

S: Ayo, saya temenin.

R: Duitnya….

HAAAAAAADEEEEEHHHHHHHH!!!!!!!!

Kesimpulan tulisan ini nggak ada. Saya punya teman rata-rata ajaib emang.

 

2 Likes

Author: momo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

9 Comment

  1. Itu ngefoto helai rambut dengan latar belakang Pikachu?

    Katanya kalau jodoh gak akan kemana. Lhaw terus kemana? Gak kemana-mana dong? Gak boleh kemana-mana ding. Korona. Hmmm.

  2. Kupikir rambutku menempel, sampe layar diperbesar tp ngg ilang juga, ternyata fakta! Realita emang suka mengagetkan..