Kamu (1)

Kamu. Kamu selalu tahu jalan-jalan di depanmu layaknya jaringan meristem yang aktif membelah. Kemudian dengan lelahnya pada wajahmu, kamu harus memasukinya. Satu persatu tiada habisnya. Entah sampai kapan. Jalanan Tanpa Pintu Kamu memasuki sebuah jalanan tanpa pintu, hanya jalan setapak yang tidak bisa muat banyak orang. Kamu memasukinya tanpa ragu karena menyukai hal-hal dimana kamu … Lanjutkan membaca Kamu (1)