Kucingnya Mati Ditabrak Motor

Kucingnya Mati Ditabrak – Duh yaaa. Padahal ceritanya sore-sore Aul datang ke saya untuk nitipin anak kucingnya. Setelah dikasih makan, si kucing main lari-lari sendirian.

Kemudian saya nulis untuk kanal sebelah.

Habis isya, saya cari Nonok nggak nemu dimana-mana. Sampai ke depan dan tetangga bilang kalau kucingnya sudah ditabrak sampai mati (barusan banget) dan dibawa sama yang nabrak.

Lagi-lagi. Kejadian yang terlalu familiar. Entah sudah keberapa kali.

Si Kucing Bocah

Si anak kucing emang aktif banget. Kalau ada bola biasanya mainan bola sampai gemes bener kalau lihat. Kadang juga ngejar buntutnya sendiri.

Naahh Indukan si anak kucing rumahnya ada di seberang jalan. Sering pulang sendirian ke Induknya kalau ada kesempatan kabur. Tapi sering juga dianterin untuk dapat asupan ASIK dari induknya.

Kayaknya si kucing bocah mau ke induknya dan emang sudah saatnya berpulang.

Kata tetangga kepalanya berdarah. Langsung mati di tempat.

Padahal…

Saya udah beli makanan basah dan keringnya banyak banget. Anak kucingnya juga doyan makanan basah barunya dan nggak mencet.

Bahkan beli susu segala. Sebagai pengganti ASIK. Susunya belum dicobain malah. Paketnya baru banget datang kemarin.

Hah…

Yang keingatan cuma ucapan Aul (ponakan saya), yang bilang. β€œNITIP KUCINGNYA.”

Saat tulisan ini dibuat. Aulnya belum balik dari pergi sama kedua orangtuanya. Pasti ngamuk sama saya nih.

Haduh.

Harus bilang apa sama Aul ya?

Mungkin ngadem-ngadem dengan kucing Dip-dip yang mungkin bentar lagi mau melahirkan. Anaknya kayaknya banyak. Jadi, tunggu aja dapat banyak peliharaan lagi dari Dip-dip yang melahirkan.

Tapi Kok Main Pergi Gitu Aja?

Saya pernah punya kucing jantan ganteng kayak Rafi Ahmad (kata Emak gitu). Tiap lagi main sama gebetan kalau disuruh pulang dia langsung pulang. Tidak peduli kalau gebetannya ngambek.

Suatu hari ilang tanpa sebab.

Ada pemikiran kemungkinan ditabrak tanpa ada saksi mata dan kucingnya dibawa yang nabrak. Akhirnya yaaa gitu, hilang gitu aja.

Kejadian kucing Ai juga hampir sama. Ditabrak di depan mata dan yang nabrak main bawa aja kucingnya kemudian kebut lagi bawa motornya.

Nggak ada minta maaf sama sekali gitulah.

Padahal itu kucing-kucing bener-bener dirawat. Dipikiran mau dikasih makan apa. Kalau kucingnya nggak mau makan sampe pusing sendirian.

Agak kesel sih.

Tapi mau gimana lagi.

Kucingnya diambil 17 september 2020. Berpulang 27 september 2020.

10 hari saja.

Singkat sekali.

Drama korea aja 16 episode kebanyakan.

Hiks.

You May Also Like

8 Comments

  1. Kitten ku juga siang ini mati mbak.

    Cuma bedanya karena sakit sih. Padahal kemarin pagi masih manjat2 jendela.

    Semoga dikubur sama yg nabrak deh. Takutnya cuma dibuang gitu aja. :'(

  2. Ikut sediiih…lihat kucing mati di jalan saja bisa kepikiran sampai besok hiks…

    Kalau cerita org dulu sih ada kepercayaan gini kalau nabrak kucing yg nabrak harus nguburin. Sampai ketakutan. Krn kalau nggak bisa tahu2 celaka…πŸ€”πŸ˜‘

    1. Iya mitosnya gitu. Harus mereka yang nguburin.
      Untung saya nggak lihat. Kalau lihat keknya nangis. Kata tetanggaku kepalanya yang kena.

    1. Aul mau nangis.
      Tapi pas dibilang nanti Dip-dip bentar lagi melahirkan terus nggak jadi nangis. Aul jadinya main sama dip-dip lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *