Cerita Momo kucing Menasehati Kucing Niyo yang Minta Kawin Melulu

Menasehati Kucing Niyo yang Minta Kawin Melulu

Masa iya kucing dinasehati?

Lah simpan dulu ketidakpercayaanmu itu. Baca aja tulisannya sampai kelar.

Niyo dalam Birahi Season 2

Edun. Udah kayak serial Netflix emang.

Kucing saya yang kece itu. Birahi lagi di bulan april ini. Lebih tepatnya usai ditinggal putranya Leon dan Putrinya Bocil. Menyisakan seorang anak bernama Yupi. Leon dan Bocil sudah diadopsi keluarga baru yang sayang sama mereka.

Bukannya saya nggak sayang. Cuma membesarkan kucing seorang diri itu berat. Berat diongkos. Akhirnya saya lepas.

Kamis Leon pergi. Sabtu Bocil pergi. Rabu Emaknya kawin lagi.

Ketika Menunjukkan Gelaja Birahi

Niyo seperti birahi terdahulunya sudah mengelurkan meong yang khas, lebih resah, badannya anget dikit dan sudah menunjukkan posisi kuda-kuda untuk kawin.

Maksudnya menunjukkan posisi kucing-kucing untuk kawin.

Aahh begitulah pokoknya.

Hari selasa saya kontak teman yang punya jantan. Rabu saya ambil jantannya. Namanya Mowi. Kucingnya sudah lumayan berumur untuk usia kucing. Setidaknya sudah lebih dari lima tahun, kata yang punya Mowi dapat nemu di Yogyakarta dalam keadaan nggak ada bulu.

Mowi ini gede banget badannya dan wajahnya sudah bapak-bapak sekali, kepalanya besar (dia juga agak sombong), dan hobi makan.

Sebelum Mowi dikawinkan sama Niyo. Ada acara mandi dulu di petshop. Biasalah biar wangi ketemu sama janda anak satu.

perbedaan Mowi Tahun 2017 dan tahun 2021. Saat muda dan kini jadi bapak-bapak

Mowi Datang Sore, Kemudian Mereka Kawin Saat Magrib

Seperti buka puasa saja.

Saat Mowi datang, Niyo tbtb mengelurarkan suara mendesis. Ngumpet di litter boxnya. Saya pikir mereka bakalan menjalin proses perkenalan yang cukup panjang.

Tapi Niyo adalah kucing yang suka malu-malu kucing.

Saat magrib dan buka pintu kamar kucing. Saya melihat mereka sedang nananina di dekat pintu.

Okelah.

Usai nananina, kucing Niyo klugat-kluget (bahasa Indonesianya apa woi?) nggak jelas, gulang-guling manja pertanda “masuk”.

“Masuk apaan Mo?”

Tanya sama kucing saya aja gimana? supaya lebih jelas.

Kawin sampai Senin, Senin Siang Mowi Diantar Pulang

Ada momen Niyo begitu mengenaskan.

Niyo ketahuan mata saya nananina bareng Mowi tiga kali. Selebihnya hanya Tuhan yang tahu berapa kali mereka nananina.

Hari minggu Mowi ada rencana untuk dipulangkan. Tapi karena si pemilik nggak ada di rumah makanya diundur.

Kenapa dipulangkan?

Karena Mowi nampak ogah sama Niyo. Sedangkan kucing saya Niyo maunya kawin melulu.

Niyo sudah nampol Mowi, mendekat, merayu dalam bahasa kucing, sudah pasang posisi supaya Mowi naik, sudah jalan merayap penuh goda untuk kucing jantan.

Tapi Mowi malah…

Makan.

Makan.

Jilat-jilat.

Rebahan.

Tidak peduli.

Dan ngumpet.

Sebagai pengasuh Niyo yang sudah makan penolakan kehidupan dari berbebagai momen hidup. Saya tahu bagaimana rasanya perasaan yang diabaikan. Saya harus cari jantan baru kalau begitu? Hah?

Ada-ada aja kelakukan Niyo ini sampai jadi bahan gunjingan para saudara juga.

Beberapa kalimat yang muncul malah menyalahkan saya.

“Lahhh kamu siih nyari mantu yang tua.”

Eeemmm.

Tidak nyerah dong saya. Ngontak temen lagi yang punya kucing jantan namanya Boni. Yang punya sudah mengizinkan dan saya dipersilakahkan datang hari senin kemarin. Sebelum bulan puasa.

Tapi pas Mowi akan diantarkan pulang.

Saya bilang ke Niyo.

“Niyo. Udah yaaa. Mowinya dibawa pulang. Kamu mau kawin lagi? Tapi besok udah Ramadan. Apa nggak bisa ditahan gitu buat Season 3 saja nanti-nanti?”

Niyo diam.

Mowi saya masukkan ke tas dan saya bawa ke yang punya.

Saking buru-burunya. Saya lupa pakai helm dan udah aja nyebrang jalan raya tanpa helm. Hadududud.

Kembali Ke Niyo

Usai membersihkan kamar kucing pakai pembersih wipol. Saya masukkan Niyo dan Yupi anaknya. Saya observasi sampai sore apakah Niyo masih menunjukkan gejala pengen kawin apa nggak.

Ternyata aman.

Niyo sudah tenang dan mau makan agak banyak.

Karena selama ada nafsu kawin yang memuncak itu, nafsu makannya sangatlah turun. Beda dengan Mowi. Mungkin Niyo sedang belajar cara keseimbangan hidup. Kalau ada yang meninggi, berarti ada yang merendah.

Entah ia belajar dari siapa.

*pas nulis pengen ketawa sendiri.

Niyo kali di musim kali ini belum berjodoh dengan Boni.

Yaah. Sudah aman sekarang. Niyo menjadi janda anak satu lagi. Hanya beberapa hari saja dia menyandang status punya pasangan.

Pun saya dalam penantian apakah Mowi berhasil bikin Niyo jadi hamidun.

*Tapi kayaknya saya harus pelihata kucing jantan deh.

10 Likes

Author: momo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 Comment

    1. Hadududuududu… Repot emang Bun. Itu si Mowi aja pipis sembarangan sekali pas di rumahku.

      Tapi setidaknya jantanku nanti nggak ngenes. Ada temannya. 🤣