Cerita Momo Cuma Nulis Aja Pengalaman PPG Daljab Bagian 2

Pengalaman PPG Daljab Bagian 2

Pengalaman PPG Daljab Bagian 2 – Oke. Bagian 1nya ada di sini. Monggo buat yang belum baca. *mau baca ulang juga boleh.

Ceritanya saya cari di mesin pencari mengenai pengalaman PPG Daljab, ternyata jarang banget yang ditulis ya. Kalau video sih banyak. Bahkan ada juga yang bikinnya dosen.

Maka dari itu, untuk meramaikah khasanah dunia internet ini. Saya tulis kelanjutannya.

Lanjut sambatnya.

Pegel Banget Sob

Ceritanya panselnas membuka kembali proses unggahan untuk portofolio. Dikarenakan banyak peserta PPG Daljab Kategori 2 tahun 2022 yang belum mengunggah.

Saking banyaknya peserta yang belum unggah. Akhirnya dibuka kembali.

Sebagai orang yang sedang mengalami PPG Daljab namun tidak satu gelombang dan kategori, saya hanya menduga mereka lelah.

Ada tugas pembuatan perangkat dan video uji kinerja. Ada juga unggah karya, penelitiaan dll selama tiga tahun terakhir sebelum jadi mahasiswa. Aspek wajibnya ada 4, yang nggak wajib ada 2 (prestasi dan pengabdian masyarakat).

Ngerasa hidupnya nggak berprestasi. Jelas bagian itu tidak saya isi.

Prestasi di sini kan sangat jelas. Ada bukti sertifikat dan merupakan menang-menangan.

Tarik napas.

Hidup saya tidak menang dari siapapun. Kayaknya lebih banyak kalahnya.

Selelah Itukah?

Yes. Lelah banget.

Belum lagi tetap diadakan gmeet/zoom disela-sela aktivitas. Apalagi berpapasan dengan akhir tahun yang mana kegiatan juga padat. Apalagi kalau bukan urusan ujian semester, nilai dan rapot. Mana rapotnya ada format baru karena kurikulum baru.

Sudah dengar kurikulum merdeka?

Dengar kan?

Tapi gaji gurunya belum merdeka.

Oleh Karenanya…

Saya yang nggak bisa menghindari lelah ini. Tiap harinya mencicil tugas-tugas yang harus dikerjakan. Ditambah latihan soal untuk UP.

Niat hati mau hemat energi. Tapi tidak bisa juga.

Begitulah, belajar itu sulit dan pedih.

Pagi tadi, saya selesai presentasi PPL 1. Alhamdulillah lancar dan saya bahkan bisa membantu beberapa teman lainnya. Pegel itu 4 jam lebih ada di pertemuan maya.

Desember yang tinggal beberapa hari ini akan menjadi hari-hari saya yang cukup sibuk. Karena di awal saya pikir kuliah ditiadakan. Ternyata masih ada kuliah saudara-saudara.

Ya sudahlah.

Terima nasib.

Lagian mau liburan juga kemana? Duitnya nggak ada.

Habis perkara.

Ngomong-ngomong soal duit. Saya ini sampai bingung sendiri, sebenernya kapan sih saya tuh punya duit yaaa? Kok duit cuma permisi numpang lewat gitu aja.

Ahh yaa sudahlah.

*berapa kali saya ngomong sudahlah?

Bodo Nih

Saya ngerasa banyak lupanya sama materi pelajaran SMA, karena posisi ini, saya harus tahan banting buat banyak belajar.

Terus belajar…

Terussss…

Belajarr….

Sampai pusing.

Memang beginilah penderitaan saat belajar. Tapi saya yakin, pusing saya berada di jalan yang benar. Daripada memusingkan hal-hal yang sudah berlalu bukan? *uhuk.

Kembali Bersyukur

Tahu nggak?

Ada cerita yang keguguran karena kelelahan pas PPG.

Teman saya presentasi sambil rada ngumpet karena sambil diinfus sebab demam tinggi.

Alhamdulillah sepanjang perjalanan ini saya relatif sehat. Kalau pegel saya minum obat kalau sudah nggak tahan lagi. Sempat rasanya mau demam karena tidur terlalu larut terus menerus. Tapi saya sehat kembali. Terima kasih tubuh. Terima kasih telah mendukungku.

Kemarin saya juga hujan-hujanan gara-gara jajan ayam. Tapi baik-baik aja.

Semoga bisa terus sehat sampai di bagian akhir. Aamiin.

Soal kegiatan nulis juga alhamdulillah masih ada tawaran yang sungguh menarik. Jadi, saya kerjakan dengan riang karena dibayar dimuka dengan bayaran yang baik. Hehehe.

Saya juga kepikiran buat melakukan ini dan itu. Tentang pemaksimalan kemampuan saya yang telah lama tertidur.

Satu-satu deh dikerjain. Urusan PPG dulu.

Penutup

Bagian ini bukan bagian terakhir karena akan ada lagi.

Sampai jumpa.

5 Likes

Author: momo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *