Perjuangan Bikin Kulit Wajah Mulus, Bebas dari Jerawat dan Bekasnya

Perjuangan Bikin Kulit Wajah Mulus, Bebas dari Jerawat dan Bekasnya – Hiya hiya… keknya di bulan ramadan ini saya mau nulis sekenanya kepala aja. Jangan aneh aja, kalau tbtb besok saya ngomongin kuntilanak.

Bhaiq… bakalan panjang nih.

Tulisan ini juga sebenarnya tulisan utang ke teman yang tanya melulu produk apa yang saya cobain saat badai jerawat tahun 2018 itu datang dan produk apa aja yang dipakai sekarang sampai harganya piro. *ahhh enaknya punya blog.

Lho tiba-tiba saya kena jerawat parah!

Sampai sekarang saya nggak tahu apa penyebab pastinya saya kena jerawat di pertengahan tahun lalu. Awal tahun lalu, muka saya masih mulus-mulus aja. Jerawat yang menyerang jenisnya itu yang langsung muncul dalam semalam dan gede banget tanpa mata, itu kalau dipegang sakit banget dan banyak!!!

Sampai sembuh di bagian tertentu dan malah muncul di bagian lainnya. Nggak abis-abis sampai bikin sedih.

Perjuangan Bikin Kulit Wajah Mulus, Bebas dari Jerawat dan Bekasnya

Yang paling bikin nyesek adalah ini!!!

Para lambe…

“Kamu kayaknya nggak suka bersih-bersih muka deh, makanya begitu!”

“Hayo, kamu pakai krim abal-abal ya? Sampai kayak gitu?”

“Coba deh pakai produk ini. Beli di anu.”

“Itu jerawat kayaknya salah makan deh.”

“Stres lihat muka kamu.” INI EMAK YANG BILANG!

“Ahhh itu jerawat hormonal. COBA LU KAWIN PASTI SEMBUH.”

*kuingin maraaaaaaaaaaaaaah…. Maeeemunaaaahhhh….

Yha, orang-orang yang ngelihat muka saya jadinya udah kayak yang tahu aja apa yang terjadi. Mereka menjelma menjadi dokter kulit dadakan. Padahal mereka nggak pernah tahu apa yang sudah saya upayakan untuk bikin jerawatnya tenang hingga menghilang.

Yang ngeselin jelas kalimat yang terakhir. Seolah kawin adalah satu-satunya solusi dari beragam masalah yang saya hadapi. Termasuk jerawatan. Kok ada aja yaa pikiran orang-orang ini.

Mencoba berbagai macam produk khusus untuk jerawat… sampai membaik tapi nggak hilang total.

#Toner yang mengeksfoliasi kulit dan kesalahan yang saya perbuat sendiri!

Saya pernah ngobain AHA-BHA 30 Days Miracle Toner dari Some By Me. Harganya 150k, ini cukup ngehits, katanya buat yang kulitnya berjerawat itu ampuh.

AHA-BHA 30 Days Miracle Toner dari Some By Me
AHA-BHA 30 Days Miracle Toner dari Some By Me

Agak tergiur sama tulisan 30 harinya itu sih. Dicobain sampai habis. Produknya abis dalam waktu 2 bulan dan jerawatnya nggak habis. Kayak selesai di pipi, pindah ke dagu. Yang ada malah kulit saya malah nambah cerah memerah.

*kok. Masalah utamanya malah nggak selesai?

Toner kedua yang dicoba adalah The Body Tae Tree Skin Clearing Mattifying Toner. Beli di counter TBS langsung yang 250 ml, harganya 169k. Bau minyak kayu putih agak-agak anget, sekali dipake kulit langsung kering.

The Body Tae Tree Skin Clearing Mattifying Toner

Hasilnya? Karena terlalu semangat pakai tonernya. Kulit saya malah ngelupas.

Itulah kesalahan saya. Harusnya saya nggak over pakainya. Mungkin bisa dua hari sekali untuk kulit super sensitif kayak saya.

Tonernya abis. Kulit saya malah punya masalah baru. Jadi kering nggak wajar.

#Oil yang dicoba dan hasilnya malah nggak ngaruh dan nggak cocok.

Oil pertama yang dicoba dari The Body Shop lagi, beli yang 10ml, itu cilik banget dan harganya 119k (harga counter). Rasanya kayak pakai minyak kayu putih yang ditempelin ke muka. Untuk jerawat gede, nggak ngaruh sama sekali. Kagak mempan. Hahahhaa.

oil tbs

Oil kedua yang dipakai adalah pure rosehip seed oil, minyak murni sih, harganya 95k, saya beli keluaran life-flo. Kebanyakan kemakan lambe beauty vloger. Katanya ini bagus buat bekas jerawat? Nyatanya? Dipakai saya hasilnya malah kulit kerasa berat dan malah jerawatan lagi. Padahal saat itu jerawatnya udah mendingan dan tinggal bekasnya doang. Dibuang sayang, akhirnya dipakai sebagai pengganti lotion.

pure rosehip seed oil
pure rosehip seed oil

#Salep OXY 10 isinya ada Benzoyl Peroxide.

Digadang-gadang Benzoyl Peroxide ini ampuh melawan jerawat ringan sampai batu. Saya pun nyobain juga. Mendingan banget jerawatnya, sayangnya dipakai itu sakit banget di kulit. Terus bikin kulit di samping-samping bagian jerawat jadi kering dan mengelupas. Pakainya cukup dua kali sehari.

Salahnya saya (((lagi))). Karena nggak sabaran, agak over dosis gitu. Masih lagu lama jadinya, sembuh di bagian satu. Malah meradang di bagian lain.

Salah bae akutu. ooh yaaa… harganya 85k yang ukuran gede. yang difoto ini ukuran kecil.

oxy 10
oxy 10

#Serum buat jerawat… Tapi kagak ngaruh.

Masih ngehitsnya some by me. Waktu itu saya beli dengan serumnya. Namanya AHA-BHA 30 Days Miracle Serum. Harganya 175k. Karena ada kandungan minyak, kulit jadi berminyak pas pakai serum. Kelihatan kucel banget kayak baju nggak dicuci juga.

serum some by me

Dipakai sampai habis. Dan jerawatnya nggak abis juga….. nasib.

#Skin1004 Madagascar Centella Asiatica Cream

Kandungannya ada Centella Asiatica. Digadang-gadang bisa melawan jerawat bahkan kerutan. Apakah sesakti itu?

Lumayang ngaruh lho di saya. Dibandingkan tea tree, centella asiatica atau punya nama lain cica, ini lumayan ampuh. Untuk bruntusan ini ngilangin banget. Kalau jerawat besar sih kurang.

Produk ini baunya khas, mirip kayak bau tanah basah kena ujan yang pertama kali tetes itu. Harganya lumayan, 200k untuk kuran 75gr. Walaupun katanya cream, pas dipakai jatuhnya jadi kayak air gitu. Nggak berat dikulit.

Memutuskan untuk konsentrasi ke badan dan kulit sehat aja. Lupakan dulu soal jerawat

Di usia saya sekarang *berasa kek tua bgt. Saya adalah orang yang sudah berdamai dengan warna kulit. Saya menerima dengan lapang dada apa warna kulit saya yang gampang gelap kalau panas-panasan terus.

Iming-iming produk bikin kulit putih nggak akan mempan di saya. Inget selalu kata dokter kulit yang marah-marah ke teman saya yang bilang dia mau kulitnya putih.

Katanya, dokternya langsung bilang “Kulit putih itu belum tentu sehat.”

Saya setuju. Fokusnya kulit sehat. Selebihnya hanya detail.

Capek pakai produk yang nyatanya nggak bisa benar-benar membebaskan saya dari jerawat dan bekasnya. Saya mulai banyak berjuang dari sisi lain. Mulai dari makanan dan minum, pola tidur dan hindari stres. Di saat yang hampir bersamaan juga, saya punya masalah cukup serius dengan pencernaan sampai mengharuskan untuk clean diet. Saya nggak makan yang macam-macam, mengandung pengawet, digoreng, nggak makan daging juga. Pokoknya nggak ada beda sama vegetarian. Hampir 3 bulan begitu terus. Jadilah saya kambing.

salad
sayur yang bareng-bareng namanya salad sayur.
buah yang bareng -bareng namanya salad buah.
saya yang bareng kamu, namanya salad tingkah.
*ngok

Padalah saya singa.

Untuk pola tidur, karena emang doyan tidur. Saya selalu menghindari untuk begadang. Yhaaa kecuali ada urusan. Heu. *apa hayoooo.

Untuk konsumsi air, saya termasuk yang males minum. Sekarang udah nggak. Mau haus apa nggak. Saya harus minum dengan target tertentu. Biasanya lebih dari 2 liter sehari. Kalau aktivitas banyak menguras fisik, lebih banyak lagi minumnya.

Akhirnya. Saya beser.

Sangat beser.

Kebelet pipis terus. Malem-malem yaaaa bangun cuma karena pengen pipis terus.

Menjaga pola makanan dan minum, pola tidur dan hindari stres. Emang cukup ngaruh. Bukan cuma di kulit tapi juga di kesehatan saya yang lain. Sekarang udah makan daging lagi. Cuma jarang aja.

Skincare lainnya yang saya pakai. Tapi nggak untuk jerawat

Belum kelar. Wkwkwkw panjang banget yaaaaa?

#Time Revolution The First Treatment Essense dari Missha

Dupe SKII? Nggak tahu. Belum pernah nyoba SKII juga. Takut aja. Takut cocok. Wkwkwkw. Haranya cukup ngeri.

Produk ini harganya 380k rata-rata olshop jual dikisaran segitu. Tapi saya dapat 220k saja. Itupun karena flash sale. Persis seperti air, kalau dicium dengan cukup serius, baunya agak apak karena produk fermentasi.

Time Revolution The First Treatment Essense dari Missha
Time Revolution The First Treatment Essense dari Missha

Yang dirasakan dari pakai produk ini adalah kulit kerasa banget lembabnya dan lebih sehat.

#Galactomyces Special Tratment Essense niacin dari Manyo Factory

Ini serum. Lagi-lagi hasil fermentasi. Nah dibandingkan serumnya some by me, produk ini lebih bagus kalau berurusan dengan menghilangan bekas jerawat dari yang merah atau yang coklat.

Harganya 175k. Isinya 50ml.

Galactomyces Special Tratment Essense niacin dari Manyo Factory
Galactomyces Special Tratment Essense niacin dari Manyo Factory

Dan diujung jerawat saya membaik, saya malah ke dokter spesialis kulit

Dengan jerawat bisa hitung jari dan bekasnya yang masih banyak. Saya ke dokter juga. Namanya dr. Sitarani Savitri Sp.KK. Dokter senior, sudah pensiun dan saya tahu banget sejak masih bocah. Juga sekalian minta resep ulang obat pelembab kalau saya alergi. Prakter dr. Sitarani di cirebon itu kalau pagi di RS. Pertamina Klayan, siangnya di RS. Permata, sorenya di Apotik Ciremai.

Saya pilih di Apotik Ciremai dengan mendaftar via telepon lebih dahulu untuk dapat nomor antrian. Jumlahnya dibatasi soalnya, hanya 20 orang. Kelewat bentar, dokternya udah nggak mau melayani cuy. Jadi harus datang tepat waktu dan pasang kuping bener-bener jangan sampai nggak kedengaran pas nama kita dipanggil.

Tahu banget saya Sitarani itu galak-galak sedap. Alasan lainnya saya ke Sitarani adalah doi emang sudah pro banget dibidangnya dan pernah marahin Ibu saya pas saya kecil. Wkwkwkkw *eehh ini nggak usah diceritain. Nanti tambah panjang. Intinya, saya  sungkan ke klinik kecantikan yang lebih ke “jualan” daripada konsentrasi sama masalah pasien. Saya pikir langsung ke dr Sitarani adalah pilihan yang bijak.

Konsultasi bayar 150k. Nebus resep abis 615k. Dapat antibiotik yang diminum selama 15 hari. Sabun, toner, krim malam dan siang. Oh iya, lotion buat alergi juga (saya harus punya lotion ini seumur hidup cuy, kalau kumat gatal-gatal karena dingin atau hal lain tinggal oles).

Kata dokternya, 14 hari kemudian saya harus kontrol lagi. Tapi nggak saya lakukan. Hahahha. Tapi. saya pakai resepnya sampai abis kok.

Awalnya masih ada aja jerawatnya, ya satu dua nongol. Tapi setelahnya saya nggak jerawatan lagi. Nggak kumat juga. Nggak datang lagi ke dokternya dong. Heheh.

Produk yang dipakai sekarang ini nih!!!!!!

Untuk malam dan siang sama aja yaaa bedanya cuma di sunprotection aja. Saya nggak mau ribet orangnya. Sungguh!!!!

  1. Dermaplus Facial Wash Acne. Ini dapat dari resep sih. Dijual bebas harganya 40k. Sabunnya nggak bikin kering. Isinya 100ml dan ada kandungan bio sulphur dan tea tree oil.

    Dermaplus Facial Wash Acne
    Dermaplus Facial Wash Acne tinggal dikit nih
  2. Viva milk cleanser dan face toniknya yang bengkuang. Harganya masing-masing cuma 6000 sajaaaah.
  3. The Body Shop Vitamin E Hydrating Toner, itu yang pink cuy. Isi 250ml harganya 169k. Nggak pakai toner yang eksfoliasi untuk saat ini. Rasa-rasanya satu toner sudah cukup.
  4. Missha Time Revolution The First Treatment Essense.
  5. Serum Galactomyces Special Tratment Essense niacin dari Manyo Factory
  6. Skin1004 Madagascar Centella Asiatica Cream
  7. Kalau siang pakai skin aqua UV Moisture Milk. Harganya 45k. Biasanya… Butuh Sun Protection, perlindungan agar tidak di sun. Wkwkwk.

    skin aqua UV Moisture Milk
    skin aqua UV Moisture Milk

Banyak juga ya?

Saya baru sadar. wwkwkwkw…

Untuk urusan makeup jadi minimalis sekali….

Punya jerawat jelas bikin nggak nafsu buat sekadar pakai foundation. Jadi, semua jenis bedak, foundation, bahkan pensil alis. Semuanya saya kasih ke Mbak saya.

Saya punya bedak itu pun cuma bedak marcks yang cuma 12k itu. Itu juga karena saran dari dokter. Tahun 2019 ini, kayaknya secuil foundation belum nangkring di kulit wajah saya karena emang nggak punya. Mau beli juga males. Jadi, dandan saya seadanya banget. Hanya skincare yang berlapis tanpa ngaruh banyak ke warna kulit kayak foundation. Pakai pensil alis juga jarang. Mentok pakai liptint doang.

Liptintku paitttt ihhh….

Jadi gimana? Jerawatnya sudah sembuh? Bekasnya sudah hilang?

Saya bersyukur banget nggak ada bekas bopeng di wajah. Bekas jerawat warnanya merah atau coklat, itu aja. Saat tulisan ini di tik, sejak bulan maret, kulit saya benar-benar bebas dari jerawat. Kalau ada bekas, itu hampir nggak kelihatan karena emang mau benar-benar hilang.

Bagian terbaiknya adalah bahkan komedo pun cenderung nggak ada. Jadi, kalau yang cuci muka itu amat sangat membahagiakan karena kulitnya bener-bener sehat.

Saya bahkan merasa kulit saya punya tekstur yang jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun lalu yang emang cenderung baik-baik aja.

Masalah warna kulit. Nggak ada perubahan. Warna kulit leher saya tetap menang lebih cerah dibandingkan kulit wajah. Hahahah… dan jelas itu nggak masalah.

saya sudah namaste kata anak-anak twitter.

Bersyukur aja…

Kalau diantara kalian ada yang jerawatan dan berjuang untuk sembuh. Kalian nggak pernah sendiran. Banyak kok yang berjuang demi punya kulit yang sehat.

Kadang, saya suka iri sama orang-orang yang memang kulitnya sudah bagus dari sononya. Nggak perlu pakai produk yang macem-macem emang sudah bagus. Bahkan males-malesan bersihin wajah tetep aja kulitnya bagus.

Tapi, ketika punya pengalaman jerawatan semuka. Saya jadi bersyukur. Lewat pengalaman jerawatan kemarin, saya banyak cari tahu tentang pola hidup sehat (dan kepentok karena saya sakit yang lain juga), saya masak dan nyatanya masakan saya rasanya nggak buruk. Saya jadi perhatian ke diri sendiri, apa yang menjadi pantangan, apa yang harusnya dikurangi, apa yang seharusnya ditambahkan.

Saya belajar lagi, untuk mencintai diri sendiri.

Pada dasarnya, merawat diri adalah tanggung jawab kepada tubuh kita. Ini bukan karena saya perempuan. Bahkan, Nggak peduli punya warna kulit apapun, merawat diri itu jelas tanggung jawab. Karena tubuh adalah kendaraan selagi kita hidup di dunia.

Dan yhaaaa saya bahagia. Punya kulit yang sehat. Mulus pula. heheh.

 

7 komentar pada “Perjuangan Bikin Kulit Wajah Mulus, Bebas dari Jerawat dan Bekasnya

  • 18/05/2019 pada 5:00 PM
    Permalink

    Alhamdulillah sudah sehat kulitnya. yeaay. *tabur kembang
    panjang juga ya mbak perjalanan skincarenya, ternyata dah banyak produk a,b,c yg dipake. heuheu

    eh mbak mo pernah pake rosehip juga ternyata. aku ini lagi pakai dan belum keliatan hasilnya. hahaha😆

    Balas
    • 18/05/2019 pada 5:03 PM
      Permalink

      Rosehip ini jarene bagus. Tapi muka saya terang-terangan menolak.

      Mungkin jenis minyak yang cocok di saya baru minyak angin doang. Hahahahhahaha

      Balas
      • 19/05/2019 pada 6:18 PM
        Permalink

        hahahaha. minyak angin itu cocok di banyak orang 😅
        eh apa hubungannya ya

        Balas
  • 18/05/2019 pada 6:44 PM
    Permalink

    Banyak banget nyoba-nyobanya kak Momoo. Untung bisa sembuh ya bekas jerawatnya :”)

    Selama ini nggak berani macem-macem, cuma innisfree aja wkwk. Innisfree yang bija cica balm ex enak banget kak Mo buat ngilangin jerawat dan bekas jerawat (di wajahku lho) 😂👌

    Balas
    • 18/05/2019 pada 6:48 PM
      Permalink

      Cica ituuu yaaa sama kek madagascar itu… Nama lainnya kalau nggak salah.

      Alhamdulillah yaaaahhhhhh sembuhhhh… Sampai kinclong *kedip2 wkwkwk

      Kalo nggak masalah yaaa jangan macem-macem juga. Ini kepentok serangan jerawat aja.

      Balas
  • 20/05/2019 pada 9:18 AM
    Permalink

    Ngeliat skincare2 itu aku langsung sedih… sedih liat isi dompetku wkwkkw..

    Aku juga lagi berjuang nih ngilangin jerawat. Dari yang bruntusan dikit, nyoba produk lain terus jadi breakout dongg :’) Sejak itu kulitku diapain juga sensitip battt ampun dah. Skrg hamdalah udah ga ada yang nongol jerawat gede2. Cuma, belum ada yang bener2 cocok ngilangin bruntusan dan bekas jerawatku. Ada perasaan hopeless gitu gaksi pas udah gak cocok pake apapun? :’) Udah memasuki tahap bodoamat nih, karena saking malesny macem2, takut ga cocok lg :”

    Sekarang akhirnya aku cuci muka pakek oat aja, mencoba yg alami-alami. (Karena ga sanggup bayangin breakout lag) :’)

    Balas
    • 20/05/2019 pada 11:01 AM
      Permalink

      bruntusan oxy 5 bisa tuh. cuma yaaa nanti bikin agak kering kulitnya.

      cuci muka pakai oat apa nggak terlalu kasar untuk kulit yang cenderung sensitif???

      Balas

Tinggalkan Balasan