Plugin Jetpack Antara Perlu dan Tidak Untuk WordPress Self Hosted

Plugin Jetpack Antara Perlu dan Tidak Untuk WordPress.org/Self Hosted – Buat kalian yang belum tahu, narablog macam saya yang pakai wordpress.org (yang item), beda banget sama wordpress.com (yang biru). Yang biru ini biasanya dipakai sama kalian-kalian yang masih pakai domain gratisan.

Bisa juga pakai top level domain, tapi belinya jelas di wordpress.com dengan harga sekian dolar dengan paket-paket yang bisa kalian pilih.

Ceritanya ‘kan saya adalah bloger yang sempat memakai enaknya pakai wordpress.com, jelas punya akun di jetpack. Ketika ngeblog pakai self host, tentunya harus pakai plugin jetpack agar bisa menikmati fitur yang biasanya ada di wordpress.

Apakah sama? Sama Persis Seperti di worpress.com?

Beda banget.

Curhat yaa…

Sejauh saya pakai jetpack, itu lebih sering ke arah yang menyebalkan. Misalnya, fitur statistik yang tiba-tiba menjadi tidak berfungsi. Bahkan komentar baru juga nggak jalan notifnya. Macet. Harus diutak-atik dulu. Sering gagal gitulah memahami jalannya blog. Duh bahasa yang tepat gimana ya?

Untuk masalah statistik. Kalau yang kelihatan di jetpack kurang dipercayai. Biasanya kalau untuk bisnis, catatannya lebih dipercayai apabila menggunakan google analytics. Lebih banyak lho fiturnya, pemetaannya lebih kece. Sudah tahu ‘kan? Bisa lihat berapa orang yang online, bisa kasih tahu angka-angka realtime. Naik turunnya tulisan yang sedang dibaca dan yaahhh… menatap orang-orang hanya datang dan pergi. Saya kalau gabut mandengin ini aja.

Gabut sekali memang.

Kau datang dan pergi… Oh begitu saja, semua kuterima apa adanya. *nyayi dulu.

Masalah Kecepatan yang Jadi Sering Berpengaruh

Pernah juga nyoba tes kecepatan, ternyata apabila tidak menggunakan plugin jetpack malah lebih cepat. Saya pernah mencopot jetpack kalau lagi rame-ramenya pengunjung. Biar nggak kebanyakan lemot aja.

Mencoba cari aman.

Blog Jadi Cukup Nyusahin Kalau dibaca Pakai Aplikasi WordPress

Di hape saya pasang apk wordpress.com. Biar enak baca-baca blog yang saya ikuti. Untuk saling melempar batu komentar juga enak. Kalau baca blog teman-teman yang pakai wordpress.com itu enak banget pokoknya.

Beda banget sebaliknya.

Tiap tulisan saya update, nggak bisa sekali klik kemudian muncul semua tulisannya. Harus klik lagi dan tulisan teralihkan. Mau menjelajah yang lain juga kesannya “hadeeehhh”. Yap. Saya bisa pahami itu.

Tapi mau gimana lagi? Pengguna seperti saya bukan asli wordpress.com, melainkan masuk dengan cara-cara tertentu untuk ikutan nimbrung icip-icip menikmati wordpress.com. Tidakkah kalian menerima saya apa adanya. hihhhh…

Tapi Jetpack Juga Oke!!!

Oke dalam arti memberikan banyak widgets yang cukup membantu tanpa harus memasang plugin lain. Tapi, tetap aja ada yang tidak terpakai.

Tapi masalah widgets biasanya kalau pakai theme yang enak, strukturnya jadi enak dan lebih terarah gitu.

Ngomong-ngomong soal theme, pernah juga theme yang dipakai nggak cocok sama plugin yang dipakai. *duhhh gelut mereka, harus beresin mana yang sekiranya bikin tampilan jadi “bener.”

Kadang ada fitur di Jetpack yang nggak muncul kalau pakai theme tertentu. Padahal perlu.

Hah…. Agak Ribet Juga

Karena fiturnya tidak serta merta terboyong semua. Beberapa hal harus diulik secara manual diantaranya menaruh tombol follow seperti yang teman-teman punya di blog secara otomatis itu.

Kemarin salah satu teman saya bertanya-tanya gimana bisa begitu? Kok ada tombol follownya.

Yaahhh akhirnya saya harus nyari artikel lagi. Sebagai petunjuk. Nanti kalau manual saya kasih via chat doang kepalanya langsung cekot-cekot.

Kesimpulannya? Perlu Nggak Pakai Jetpack?

Perlu kalau ingin ada di lingkaran wordpress.com dan memudahkan untuk berinteraksi dengan pengguna wp lainnya. Apalagi sudah banyak yang langganan. Sayang aja kehilangan pembaca kalau nggak dipasang jetpacknya. Memudahkan jalan-jalan di blog wp yang lainnya juga sih Tapi dirasa-rasa blog udah mulai sepi.

Namun, kalau bidikan pembacanya dari mesin pencari dan sudah cukup berkontak dengan adanya kolom komentar. Males jalan-jalan sana dan sini. Dahla, nggak usah pakai jetpack, kadang malah bikin berat. Pasang plugin sesuai sama kebutuhan aja.

Yaaahh gitu ajalah tulisannya.

Terima kasih.

Balik kanan.

Bubar jalan.

You May Also Like

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *