Posisi Bloger diantara Media Online yang Besar

Posisi Bloger diantara Media Online yang Besar  – Buat pembaca sekalian, mungkin kalian sudah bosen, lagi-lagi Momo lagi, udah kayak makanan aja kan? Momogi. Wkwkwk. Tapi, perjalanan saya nulis masih panjang dari target saya pribadi. Maafkeun mengotori laman pembaca kalian sering-sering.

Saat Lebaran Tahun Lalu, Saya ditanyain Banyak Perihal Blog

Saya cukup banyak dikepoi, apalagi perihal duit, emang bloger masih bisa dapat uang ditengah populernya youtube? Emang blog masih ada yang baca? Begitulah kurang lebih.

Yha masih ada yang baca. Jawab saya singkat banget.

Untuk urusan perihal duit saya nggak jawab panjang, males. Takut nanti diutangi. Jangan bilang-bilang ya.

Sebenarnya kalau bicara saingan, bloger itu saingannya banyak. Mulai dari bentuk media lain atau media yang sama. Sesama bloger sih jelas ada dan wajar. Beratnya, bloger-bloger juga banyak yang tumbang di mesin pencari. Kalah sama media online yang besar.

Kadang Jengah Sebagai Pembaca Kalau Ngomongin Media Online yang Besar

Bacanya sering bikin males dengan tampilan iklan yang maksa banget. Seringkali tulisan pendek dimutilasi nggak jelas jadi beberapa potongan demi menekan angka tampilan web dan merampingkan bounce rate.

Yaaak kalik. Saya sih kalau males bacanya, lihat iklan ganggu aja langsung kabur.

Bukan cuma soal tampilan aja tapi isinya kadang bikin “lelah”.

Zaman sekarang, kalau kalian punya apps tertentu, sering nggak direkomendasikan sebuah artikel? Bikin kesel aja kalau judulnya menjurus ke arah hal-hal yang aneh.

“Heii Bambankkkk, otak saya nggak semesum itu, kenapa nggak bikin judul yang lebih elegan gitu lho.”

Kalau nggak butuh banget sama apps-nya bakalan saya hapus. Males banget dapat notifikasi nggak jelas.

Saya Pikir Ujung-Ujungnya yaa Duit Juga, Sampai Begitu!

Tahu tren judul? Yang biasanya masuk ke mesin pencari judulnya begini (monggo dibaca kalau yang mau tahu). Kalau algoritmanya gasar-gerser lagi. Masih belum jauhlah sama judul begitu. Itu masih mendinglah.

Banyak media online yang bikin judul menjijikan.

Isinya pun banyak yang nggak ada faedahnya. Tapi, yang seperti itu pembacanya banyak. *tarik napas.

Sering banget saya baca tulisan bloger yang mengeluh mengenai “kata kunci” yang diborong media online yang besar itu. Bloger akhirnya seperti dikadalin, dipecundangi. Kalau dapat peringkat, nanti ada di halaman dua. Sedangkan, pembaca dari mesin pencari jarang banget klik sampai halaman dua.

Modal Juga Bicara Tentunya

Yhaaa… media besar, penghasilan jelas besar, modalnya pasti besar. Saya yakin akses mereka ke pengiklan juga bagus.

Tahu nggak? Misal punya blog yang hostingnya bayar. Kita butuh biaya lebih. Kalau blog yang dikelola pengunjungnya banyak, maka butuh hosting yang kapasitasnya makin baik. Uang yang dikeluarkan jadi banyak.

Karena modalnya banyak. Media besar bisa mempekerjakan orang lain dengan tugas-tugas sesuai dengan keprofesionalannya.

Terus Bloger?

Saya yakin. Bloger mau beli domain aja banyak mikir. Mau pakai hosting juga pintar-pintar pilih promo.

Urusan pengolahan blog acapkali diurus hanya satu admin yang dituntut bisa banyak hal. Dari masalah tekhnis sampai urusan tulisan.

Bisa bayangkan nggak? Kalau mau menyaingi media besar itu kayak gimana?

Rindu kalah beratnya sama urusan yang kayak begini.

Sampai Akhirnya Saya Bisa Kasih Sedikit Kasih Pendapat Begini; Posisi Bloger diantara Media Online yang Besar?

Bloger kembali ke pemilik aslinya. Ia amat bisa menjadi berbeda dan sulit dilupakan.

Suatu ketika, saya hanya bisa banyak diam di RS. Diantara kebengongan saya. Saya berselancar di internet dan nemu blog asyik banget. Ceritanya dia lagi mau operasi usus buntu. Sebuah tulisan yang hanya dibaca beberapa menit itu bisa mengubah mood saya hari itu menjadi lebih baik.

Hanya saja, saya terlalu sombong untuk menuliskan kalimat terima kasih di kolom komentar. Saya pergi begitu saja. *Momo Jahat.

Pengalaman membaca yang berbeda lewat media internet, nyatanya banyak diberikan oleh para bloger. Bukan media online yang besar.

Di situ saya sadar. Bahwa tulisan juga kayak lagu yang bisa bikin suasana hati berubah. Kabar bagusnya itu gratis. Tidak seperti buku yang harus dibeli. Menyenangkannya lagi, para bloger nggak suka ngemis like dan minta pembaca berlangganan kayak kebanyakan youtuber. *eh.

Posisi Bloger diantara Media Online yang Besar?

Entahlah. Saya nggak bisa bilang koordinat tepatnya.

Tapi saya tahu, bloger itu punya potensi menulis dengan kuat. Bukan cuma memborong kata kunci dan membuat tulisan mentah.

Terima kasih telah membaca.

 

4 komentar pada “Posisi Bloger diantara Media Online yang Besar

  • 08/03/2020 pada 8:21 AM
    Permalink

    Nggak bosen kak, enak di baca kok tulisannya.
    Kalau buat aku, jangankan berharap dapat penghasilan dari blog, ada pengunjung yang tersesat ke blogku aja udah bikin senyum-senyum girang, wkkwkw

    Balas
    • 08/03/2020 pada 12:00 PM
      Permalink

      waaaahhhh bahagiamu semoga jadi bahagiaku juga. wkwkwk. simple aja, ada yang mampir baca dan senang

      Balas
    • 09/03/2020 pada 4:44 PM
      Permalink

      yhaaa.. bloger banyak yang tulus #uhuk

      Balas

Tinggalkan Balasan