Selamat Jalan Prie GS

Selamat Jalan Prie GS – Karena saya emang nggak aktif di sosmed, maka berita kematian Prie GS bener-bener saya ketahui di hari sabtu. Satu hari usai hari Prie GS dimakamkan. Itu pun karena nggak sengaja ketika lihat youtube.

Ternyata Prie GS meninggal di hari imlek kemarin sebab serangan jantung. Bagi saya yang demen sama tayangan Humor Sufi, setahu saya Prie GS cukup sehat selama ini. Bahkan saya sempat menonton videonya yang gitaran di depan sapi.

Alih-alih merasa takjub dengan permainan Prie GS di depan sapi. Saya malah takjub dengan diri sendiri yang kok bisa-bisanya menghabiskan sedikit waktunya dengan menonton hingga tuntas Bapak-Bapak yang gitaran depan sapi.

Sungguh. Saya ini… aneh.

Saya juga ingat Prie GS bilang sudah menerbitkan buku baru. Bilang kalau nggak lalu nanti dijual sendiri. Kalau nggak ada yang baca yaa dibaca sendiri. Kemudian hasilnya tentu sudah jelas akan diberikan ke istrinya sendiri.

Prie GS adalah Penutur dan Penulis yang Baik

Menemukan manusia dalam wujud buku. Kemudian tidak terlalu ngeh siapa namanya. Tapi begitu mendengar Prie GS menjadi penutur di beberapa acara saya mereasa ada yang familiar dengan atmosfer penuturan dari mulut Prie GS.

Wahhh yaa. Ternyata saya emang sudah pernah baca bukunya.

Setelah tahu hal ini. Mulailah baca buku Prie GS yang lain.

Prie GS dan Humornya

Prie GS itu lucu.

Bagaimana dirinya mengolok-olok diri sendiri itu terlalu cerdas. Bagaimana beliau begitu jujur dengan keadaan yang ia alami tanpa harus merujuk pada hal-hal wah tapi berujung pada hal-hal bijaksana juga sangat autentik.

Jumat pada Prie GS meninggal. Saya sedang membaca bukunya yang berjudul “Mendadak Haji”. Seringkali dalam tulisan-tulisan beliau saya menemukan hal-hal remeh temeh yang bisa saja jadi tulisan.

Bapak-bapak satu ini kalau nulis sering banget saya merasakan “laahh kok bisa jadi gini :v”

Selamat Jalan Prie GS

Selamat jalan Prie GS.

Dulu pernah bilang, “Mustahil menolak mati. Tetapi masih mungkin menolak kalah. Maka juga mungkin menolak mati dalam kalah.”

Bagi saya Prie GS sudah menang. Menang jadi penutur kesukaan. Menang jadi penulis kesukaan juga.

Terima kasih karya-karyanya. Banyak yang menggembirakan di dalamnya.

2 Likes

Author: momo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *