Cerita Momo Menulis Konten Sudah Capek-Capek Nulis Tapi Nggak Ada Yang Baca

Sudah Capek-Capek Nulis Tapi Nggak Ada Yang Baca

Sambat… teruslah sambat.

Kalau kalian sebagai bloger mungkin pernah sambat demikian, sesungguhnya kalian tidak pernah sendirian. Kalau kalian sebagai pembuat video terus nggak ada yang nonton, jelas tidak sendirian. Sudah capek-capek motret, eehhh nggak ada yang ngunduh buat beli.

Sudah cinta, tidak terbalas.

Mari Buka Internet Sejenak, Saya Coba Kasih Kata Kunci “Blog Sepi”

Maka yang muncul adalah artikel dengan judul-judul berikut.

Penyebab blog sepi pengunjung dan bagaimana….

Mengapa blog sepi pengunjung? 6 cara ini akan…

5 hal kenapa blog sepi pengunjung

Kenapa blog sepi pengunjung? Cari tahu penyebabnya?

Penyebab blog sepi pengunjung meski artikel banyak

Mengatasi blog sepi pengunjung

Solusi blog sepi pengunjung.

Kesimpulan Dari Judul Yang Muncul Adalah…

Bahwa sepinya pengunjung merupakan hal yang tidak terlalu baik. Kemudian munculah solusi-solusi dan analisis kenapa blognya sepi pengunjung.

Apa bener gitu? Kalau blog sepi pengunjung maka tandanya tidak baik? Ada sesuatu yang salah atau bagaimana?

Wajar.

Wajar sekali bloger resah. Karena bloger adalah manusia. Dan ada teori bahwa manusia memiliki tujuan menjadi superioritas. Pokoknya apa-apa yang mereka lakukan, inginnya disukai, dapat perhatian dll.

Tapi apa memang begitu?

Ahhh yang penting saya bisa nulis gitu. Bodo amat ada yang baca apa nggak.

Ttaappi, di sisi lain nanti ngecek statistik. Melihat angka-angka. Kemudian gembira karena performa blognya bagus. Di lain hari angka itu stabil, angka itu tidak menjadi kebahagiaan lagi. Apalagi tbtb turun di angka-angka tertentu.

“MAU LEBIH DONG!!!”

Wajar lagi.

Kamu manusia.

2021, Dapat Pembaca Itu Emang Tidak Mudah

Kenapa saya bilang 2021? Karena di tahun-tahun sebelumnya nggak gini. Apalagi pas blog masih di tahun-tahun ramai. Sekarang orang-orang demen lihat tiktok, instagram yang isinya kata-kata itu…. youtube, dan berbagai platform lain.

Ada juga UGC. Kamu bisa menulis di sana tanpa perlu repot masalah teknis sampai mengeluarkan uang.

Bersiaplah dengan realita bahwa banyak sekali web besar yang sudah menulis banyak hal (meski tampilan mereka nggak nyaman), tapi ilmu SEO mereka cukup baik karena didampingi oleh orang-orang ahli. Kecepatan update mereka juga cukup baik.

Mbok yaaa. Sepertinya ngenes gitu jadi bloger zaman now?

Dulu nih, punya personal blog yang pengunjungnya 2000 sampai 10000 itu bagus dan oke sekali. Sekarang?

Gimana caranya punya personal blog yang nyampe sebanyak itu?

Kayaknya harus jadi member JKT dulu terus ngeblog gitu yak?

Ya udah. Masih nulis di tahun 2021 aja sudah bagus.

Coba lihat aja sekelilingmu? Siapa yang masih capek-capek nulis?

Hidup itu sendiri memang ujian, lha kamu ngeblog? Ujianmu tambah banyak.

Makanya jangan ngeblog.

*lah.

Kok malah ngeselin ya tulisan saya?

Intinya, kalau sudah capek-capek nulis tapi nggak ada yang baca. Itu adalah kabar baik, di luar sana banyak hal-hal ruwed yang ramenya nggak karu-karuan, konon netizen indonesia juga terkenal karena ketidaksopanannya. Terus kamu dalam tulisanmu itu sepi-sepi aja.

Bikin tulisan seiya-iya, menangkap ide kemudian jebrat… jebretttt dari tulisan. Terus yang baca iya aja baca judulnya terus pergi lagi. *ini bisa kelihatan di analitik ngab.

Ngeblogmu sungguh meditatif.

Sungguh suwung.

Seperti urusanmu dengan diri sendiri.

Lahh kan gimana mau capek-capek ngurusin sesuatu yang di luar kalau urusan dengan diri sendiri aja tidak selesai.

Ya sudah. Anggap saja masih setianya kamu menulis di blog, tujuannya dibuat pendek aja.

“Bisa terus mengingat kata sandi masuk dan username saja”.

4 Likes

Author: momo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

16 Comment

  1. Huahaha. Ini aku. Ada kalanya aku merasa sedih blogku sepi pengunjung, baik dari sisi hits maupun komentar. Sudah capek-capek nulis gitu lho… Tapi, di sisi lain aku merasa yowis lah gpp sepi. Itu artinya aku masih aman kalau mau curhat apa saja di blog. Tapi, ya sesepi-sepinya blog, aku yakin pasti adaaa saja yang baca.

    1. bener…. kalau sepi malah kadang bikin nyaman. selalu ada sisi terbaik sih.

      kalau blog rame kayak cendol, kadang nanti disuruh2 sama pembaca. jadi, yaaa sudahlah.