Sudah Perpanjang Domain Tapi Malah Malas Ngeblog

Juli adalah waktu yang cukup mepet untuk perpanjang domain saya yang satu ini. Tapi beberapa hari lalu, tagihannya sudah saya lunasi untuk satu tahun ke depan. Berserta proteksi whoisnya. Dan lagi-lagi layanan yang dipakai membuat kesal saja. Sudah dibayar untuk proteksinya tapi kagak diproteksi juga.

Tuman sekali. *saya pernah bahas di tulisan ini.

Berbekal pengalaman tahun lalu yang kecolongan, saya pantau 1 x 24 usai perpanjang, dan wadidaw…. digidaw…. belum diproteksi juga. Langsung saya minta beresin dan diproteksi juga… aahh lagi-lagi saya nggak dapat kata maaf dari penyedia layanan.

*sesulit itukah minta maaf wahai penyedia layanan hosting dan domain?

2 Tahun Ngeblog Kayaknya Gini-Gini Aja! Hidup Enggan, Mati Tak Mau

Dirasa-rasa kok ngeblog 2 tahun gini-gini aja. Update kadang males, kadang lumayan ada tiap bulannya. Ehhh seringnya ngilang blassss gitu.

Inti-intip blog sendiri rasanya kok ngenes banget. Kalau mau pamer statistik? Haduhhh jangan, ini sehari nyampe 100 tampilan pengunjung aja nggak!

Apalagi usai google yang update algoritma di tahun ini. Aaahh yaaa….

Sudah Perpanjang Domain Tapi Malah Malas Ngeblog
sumber ; jepret sendiri

Salah satu teman saya pernah nanya. “Nggak sekalian jadi youtuber aja gitu? Orang-orang udah banyak beralih ke youtube!!”

Apa? Mau ngomongin apa? Sejauh ini yang ternyaman dan memusingkan sekaligus yaa menulis. Lagian saya juga nggak pinter-pinter juga ngebacot dan ketawa kayak Lucinta Luna yang selalu bikin trending.

Kadang Mau Menantang Diri Sendiri… Tapi!

Banyak tapinya.

Kadang pengen mau coba-coba update tulisan sehari satu di sini, pasti bisa dalam hati…!!! sebulan aja, nggak lama-lama.

1.000 tampilan aja deh di sini perharinya. Nggak usah muluk-muluk. *harusnya bisa kalau mengingat pengalaman.

Tapi…

Kemudian kalau berhadapan dengan dengan simomotaro.com… nulis apa saya… nulis apaaa…. saya siapa… di manaaa??? Sedang berbuat apa??? Mau makan apa? Plastiknya berbayar nggak apa-apa? Kembaliannya mau didonasikan? Isi pulsa sekalian Kak?

Sampai akhirnya yaaa gini-gini aja terosss…

*diem dipojokkan. Berimajinasi menjadi kapur barus dan diam-diam menghilang.

Ketika Dunia Blog Tak Ubahnya dengan Lautan Lepas

Dapat undangan dari google januari tahun ini (acaranya bulan februari). Ehhh baru menuliskan nama saya berserta siapa saya dibalik sebuah blog atau website. Rupanya sedikit membuka mata saya bahwa blog/website adalah tak ubahnya lautan lepas.

Banyak hal yang nggak saya pahami ketika berhubungan dengan kata “profesional dalam bidangnya.” Ternyata banyak juga spesialisasi dan tak-tik di sana-sini. *kemudian saya merasa bodoh sebodoh-bodohnya.

Mau tahu SEO sampai kayak tribun? Ahhh mereka bekerja dengan “dalam” dengan caranya masing-masing. tulisannya sering kali nggak dalam sih yaaa maap.

Kemudian saya bertanya lagi ke diri sendiri… *karena nanya ke rumput yang bergoyang nggak akan dijawab.

“Kapan kemampuan terbaik saya dalam menulis muncul?”

Saat patah hati atau bagaimana nih?

Jawabannya barangkali… ketika saya nggak memikirkan banyak hal. Harus begini dan begini… walaupun pakai “optimalisasi seminimal mungkin.”

Ketika saya benar-benar tenang dalam menulis tanpa mikirin bakalan ada yang suka, dikomentari atau saya dapat berapa bulan ini? Walaupun nggak saya pungkiri bahwa hal-hal semacam itu juga menyenangkan.

*Apalagi dapat duit kan? Hahhahah…

Akhirnya, saya menuntut diri sendiri untuk lebih tulus. Bukan lebih pro.

Masih malas ngeblog?

Masih, saat tulisan ini dibuat pun saya dalam keadaan malas sekali dan lapar karena belum makan.

Mengingat ngeblog sendiri sudah kayak perjalanan hidup buat saya. Rasanya sayang aja kalau simomotaro.com dianggurin aja. Atau kelamaan ditinggal. Malas ini harus saya bunuh dengan terus bergerak, setidaknya nyicil tulisan atau update plugin doang. Kwkwkw.

2 Tahun sudah berlalu…

Inget banget saat domainnya dibeli. Juga bagaimana perasaan saya saat itu. Tulisan pertamanya… tulisan keduanya…. yhaa walaupun sudah sebagian besar dihapus dan hilang termakan laptop yang rusak.

2 tahun sudah dilalui. Walaupun masih gitu-gitu aja. Kedepannya semoga malesnya berkurang aja.

Juli hidupnya… Juga matinya.

Karena siklus perpanjang domain adalah tahunan. Maka juli ini simomotaro.com hidup kembali. Ada kalanya nanti, pada bulan juli. simomotaro.com bakalan pergi gitu aja tanpa pamit. Sebab nggak diperpanjang sama yang punya.

Jika dihidupkan kembali, pastilah bukan milik saya.

Jadi, kamu mau beli domain TLD nggak? Gaya-gayaan pakai dot com atau ekstensi yang lain? Yhaa siap-siap bayar tiap tahun, kalau penyedianya lokal. Yaa bayar pajak juga. Dan baru sadar nih…tiap tahun harganya naik 10k nih???

7 komentar pada “Sudah Perpanjang Domain Tapi Malah Malas Ngeblog

  • 08/07/2019 pada 7:06 PM
    Permalink

    Aku juga pernah juga beli domain. Setelah tahu rasanya, akhirnya aku lebih nyaman di penahp.wordpress.com . Itu karena aku tipical orang yang berat membayar iuran tahunan, dan ingin tulisanku walaupun jelek tetap bisa tersimpan meskipun kelak sudah gak ada. Minimal sepanjang wordpress masih eksis.

    Balas
    • 08/07/2019 pada 7:11 PM
      Permalink

      aaaahhh yaaaa… bener. kalau wp masih eksis, walaupun kita udah nggak ada masih bs diakses.

      kalau saya yg begitu mungkin di medium. hehehe

      Balas
      • 09/07/2019 pada 7:46 AM
        Permalink

        Aku idem sama masHP. Hooh mbak Momo. Aku kok bisa males ngeblog ya. Soal ide kayaknya banyak, nulis terus, tapi kok males ngeblog ya?

        Balas
        • 09/07/2019 pada 10:22 AM
          Permalink

          malas > ide

          Balas
  • 09/07/2019 pada 10:19 AM
    Permalink

    Aku pernah beli domain buat blogspot aku dan malah jarang update. hehe… Akhirnya memutuskan buat gak perpanjang domain biar gak merasa rugi udah perpanjang mahal2 tapi jarang update. Padahal lumayan sih DA blognya udah diatas 10an.

    Balas
    • 09/07/2019 pada 10:24 AM
      Permalink

      sayang lhooo… domain makin tua itu makin sakti di mesin pencari lho padahal. 😌

      Balas
      • 09/07/2019 pada 10:28 AM
        Permalink

        emang sayang sih sebenarnya. Tapi waktu itu juga gak ada duit buat extend domain. Kalo dibiarin blog aku gak bisa diakses. Akhirnya ya udah relain aja.

        Balas

Tinggalkan Balasan