Tentang Momo Taro

Halo. Iya saya di sini :p

Sebut saja Momo

Sebenarnya ada apa dengan Momo Taro? Apalah dia sejenis ciki-cikan atau kartun-kartunan? Momo Taro tentunya bukan nama sebenarnya, bukan nama KTP, tapi bisa jadi adalah nama yang terngiang-ngiang di kepala kamu :p *pret

Bukannya nggak bangga pakai nama asli. Tapi karena sudah kadung pakai nama ini aja dan lama-lama saya sih suka-suka aja dipanggil Momo.

Masalah nama panggilan, nama panggilan saya itu banyak banget. Ibu, Bapak dan para Kakak bahkan memanggil saya dengan nama yang berbeda. *sangat tidak kompak.

Beberapa pembaca sering memanggil dengan panggilan Mas dan Bang. Padahal dari USG sampai sekarang saya masih perempuan. Tapi saya nggak masalah dengan panggilan tersebut karena nggak bakalan membuat saya berjakun esok hari.

Saya lahir sebelum subuh pada 2 Muharram 1411. Jadi, intinya umur saya sudah cocok banget pakai perawatan kulit yang anti penuaan dini gitu.

Zodiak saya leo, konon katanya leo itu dikenal sebagai pemimpin alami, setia sama pasangan, kayak nggak butuh orang lain dalam hidupnya, lembut hatinya dan sangat mudah baginya untuk membuat orang tertarik padanya. (sumber di sini).

Padahal? *ngaca? Keknya nggak gitu *sumpah deh.

Apalagi yang bagian kayak nggak butuh orang. Saya selalu butuh orang kalau pakai baju yang pakai ritsleting belakang sepanjang 50cm. Susah bukanya, susah nutupnya cuy.

Momo Ngeblog tentang?

Tentang kamu.

simomotaro.com ini ngomongin hal menulis yaaa… khusunya di blog, bolehlah sedikit-sedikit melebar tapi nggak jauh dari urusan nulis, sering juga ngomongin blog itu sendiri.

Kenapa ngomongin tentang menulis? soalnya saya suka sama nulis. Saya juga suka sama kismis kering, tapi kismis lebih enak dimakan daripada diomongin di blog.

Saya bukan orang yang pro dalam hal menulis. Tapi blog ini saya buat sebagai catatan saja. Catatan belajar saya.

Begono.

Momo itu ada di mana?

“Siapa namamu?”

“Peter Pan.”

“Apa hanya itu?”

“Ya.” Jawab Peter ketus.

“Di mana rumahmu?” Wendy bertanya pada Peter.

“Belolakan kanan kedua.” Kata Peter. “lalu lurus terus sampai pagi.”

Nggak tahu deh saya suka sama dialog itu. kadang saya sontek juga. Tapi kali ini kalau ada yang tanya saya ada di mana?

Saya hanya bisa bilang bahwa saya ada.

Yang ada hanyalah ADA.

Kamu juga bisa kontak saya di twitter @sidamdum

Nggak punya twitter? Yo wis, bisa kontak email di kontak@simomotaro.com atau isi di sini aja supaya gampang.

Mengapa Momo Ngeblog? Kenapa nggak main gundu aja?

Karena menulis bagi saya menyenangkan dan sering tidak menyenangkan. Terus kan yaa… karena aktivitas inti dari ngeblog adalah menulis. Yaaa ngeblog deh saya, bukan main gundu. Awal mula, saya berangkat dari semangat itu.

Saya mau kutip kalimat dari Goenawan Mohamad (Pengantar Catatan Pinggir 4; PDAT 2012)

Menulis memang bisa menyenangkan. Tetapi seperti halnya membentuk sebuah cawan yang tidak sekadar praktis untuk dipakai, menulis pada dasarnya sebuah pekerjaan yang resah. Proses pemikiran hanyalah satu tahap. Proses lainnya menyangkut sekian jam duduk di depan mesin tik atau monitor komputer, membesut, mengoreksi, menatah, menguji kata dan kalimat. Tiap kali saya menulis, rasanya tiap kali saya belajar lagi

Saya setuju banget sama tulisan GM di atas, menulis memang pekerjaan yang resah. Tapi saya lebih resah kalau saya nggak menulis. Nggak jelas kapan menulis sudah menjadi dari kebiasaan.

Blog menjadi salah satu medium saya dalam menulis. Saya pun betah.

Lha kan tadi dibilang, kalau leo itu setia. Hahahaha…

Saya yang mengurus simomotaro.com

Manusia punya rencana, kemudian Tuhan tertawa.

Salah satu kegelisahan abadi manusia adalah ketegangan antara kehendaknya dan nasib. Saya punya kehendak bebas, tapi ternyata banyak hal ditentukan oleh lingkungan.

Pengennya bisa nulis setidaknya dua kali dalam seminggu. Tapi update sebulan sekali aja udah bersyukur banget *heuh. Mungkin alasan remehnya adalah karena banyak hal yang harus diiurus selain menulis.

Tapi saya tahu itu hanya alasan.

Ya semoga bisa update rutin deh yaaaa…

Saya di belakang simomotaro.com

Pernah dengar istilah ini? kalau sudah menulis, penulis (apapun bentuk karyanya) bisa menghabiskan waktu di depan layar dan mampu duduk berjam-jam karena ia kerasukan lewat bokongnya? (makanya bisa tahan duduk dan nggak kemana-mana dalam tempo yang lama).

Tidak ada yang menarik dari seseorang yang “kerasukan” lewat bokongnya.

Udah gitu aja sih.

Ada pertanyaann lainnya? Bisa kamu tulis di kolom komentar.

tentang momo taro

 

4 thoughts on “Tentang Momo Taro

  1. Wah, about me yg bnar2 sotoy..m haha…

    Tp seru sih bcanya, pmbca dibuat santai dan tentunya kocak narasinya. Momo bnget dech, pokoknya. Tp sy lbh pnasaran lg gmn orgnya in real life, ap sekocak saat nulis? 🙂

    Klau menyoal about me, sy pikir about me punya Momo wlau Sotoy, tp jauh lbh baik dr saya. Sy dah hmpir 2 thn tp blm pernah evaluasi ttg about me sy. Mengenaskan, mmang.

Tinggalkan Balasan